Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 26 Jan 2020 13:00 WIB

Banyak Infrastruktur yang Rusak Akibat Banjir?

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Dony Indra Ramadhan
Jakarta -
Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR memastikan kerusakan infrastruktur yang diakibatkan oleh banjir tidak signifikan, khususnya infrastruktur di sektor cipta karya, meliputi sistem penyediaan air bersih, drainase hingga kawasan permukiman. Tak ada kerusakan berarti yang menyebabkan besarnya nilai kerugian.

"Kalau infrastruktur cipta karya Alhamdulillah sampai saat ini belum ada yang signifikan lah," kata Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Hidayat Sumadilaga saat dihubungi detikcom, Minggu (26/1/2020).


"Kalau infrastruktur air ya misalnya air bersih ada beberapa pipa yang dari PDAM, ada yang patah atau terinikan, sudah kita identifikasi ya," lanjutnya.

Meskipun begitu, secara keseluruhan Danis memastikan bahwa penyediaan air bersih tetap bisa berjalan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kalau terkait cipta karya Alhamdulillah tidak ada kerusakan yang ini, karena kan kita air bersih tetap jalan, yang lain-lain rasanya nggak ada (kerusakan) tapi yang terkait banjir, ada sekolah, ada bangunan rumah yang rusak iya," lanjutnya.


Danis tak memberi tahu berapa nilai kerugian atas kerusakan infrastruktur yang disebabkan oleh banjir.

"Oh nggak, nggak, nggak terlalu besar ya (nilai kerugiannya). Saya nggak dapat laporan," tambahnya.
Banyak Infrastruktur yang Rusak Akibat Banjir?



Simak Video "Melihat Lagi BJ Habibie Bicara tentang Infrastruktur Negeri"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com