Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 18 Feb 2020 11:57 WIB

Berapa Biaya Bangun Terowongan Bawah Tanah Istiqlal-Katedral?

Trio Hamdani - detikFinance
Gereja Katedral Jakarta Gereja Katedral/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Pembangunan terowongan bawah tanah yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral di Jakarta Pusat dimulai bulan depan. Biaya pembangunan proyek tersebut menggunakan APBN.

"Iya dari APBN, kan sekarang kita sedang ngerjain renovasi (Masjid Istiqlal). Mungkin (pembangunan terowongan) kita satukan di pekerjaan itu," kata Direktur Jendral Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Hidayat Sumadilaga saat dihubungi detikcom, Selasa (18/2/2020).

Untuk biaya pembangunan terowongan, kata Danis masih dihitung. Itu tergantung dari sejumlah faktor.

"(Biayanya) belum, masih diukur, masih dihitung," jelasnya.

Dia menjelaskan beberapa hal yang jadi perhatian terkait pembangunan terowongan tersebut.

"Kan kita harus perhatikan posisinya bagaimana, layout-nya supaya enak hubungannya, berapa kedalaman yang baiknya, berapa lebarnya, berapa panjangnya yang pas supaya betul-betul baik," jelasnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya mengungkapkan adanya usulan pembangunan terowongan yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral. Usulan itu sudah mendapatkan persetujuan darinya.

"Ada usulan untuk dibuat terowongan dari Masjid Istiqlal ke Katedral. Tadi sudah saya setujui," kata dia di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (7/2/2020).

Berapa Biaya Bangun Terowongan Bawah Tanah Istiqlal-Katedral?


Simak Video "Masjid Istiqlal Direnovasi, Jokowi Minta Semua Kelar Sebelum Puasa!"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com