Menteri PUPR Puji Tol Pekanbaru-Dumai, Ini Alasannya

Nurcholis Maarif - detikFinance
Kamis, 20 Feb 2020 22:15 WIB
Jalan Tol Pekanbaru-Dumai
Foto: Dok. Hutama Karya
Jakarta -

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengapresiasi kualitas Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) Ruas Pekanbaru-Dumai (Jalan Tol Permai). Sebab IRI Jalan Tol Permai berada di angka 1,8 m/km.

"Kualitas pekerjaan HKI (PT Hutama Karya Infrastruktur) di jalan tol ini bagus, saya yakin hasil tes IRI (International Roughness Index)-nya bagus. Saya yakin skor tes IRI-nya di bawah 2 ini," kata Basuki dalam keterangannya, Kamis (20/2/2020)

Hal ini diungkapkannya di sela-sela kunjungan Basuki di proyek Jalan Tol Permai pada Kamis (20/2/2020). Basuki juga menyampaikan jika kualitas jalan tol yang dibangun HKI ke arah Dumai semakin bagus.

Tes IRI atau International Roughness Index merupakan parameter yang mengukur tingkat kerataan jalan. Kerataan menjadi salah satu hal yang diukur untuk memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol sesuai dengan Peraturan Menteri PU No. 392/PRT/M/2005. Dalam peraturan tersebut minimum skor tes IRI haruslah kurang dari atau sama dengan 4 m/km.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Operasi II HKI, I Wayan Mandia membenarkan dugaan Basuki. Ia mengatakan IRI Jalan Tol Permai berada di angka 1,8 m/km. "Betul pak, tepatnya di angka 1,8," ungkap Wayan.

HKI selaku kontraktor pelaksana JTTS ruas Pekanbaru-Dumai atau Jalan Tol Permai sekaligus anak perusahaan dari PT Hutama Karya (Persero) (HK) sebelumnya telah menyampaikan bahwa pembangunan Jalan Tol Permai sudah hampir rampung. Direktur Utama HKI, Aji Prasetyanti menyampaikan bahwa progress konstruksi Jalan Tol Permai secara keseluruhan sudah mencapai rata-rata 90%.

"Jalan Tol Permai memiliki panjang total 131 km dan dibagi menjadi 6 seksi yang menghubungkan Pekanbaru, Kandis, Duri hingga Dumai. Tol Permai memiliki fitur unik karena di dalamnya turut dibangun enam underpass untuk perlintasan kawanan gajah," ujarnya.

Perlintasan pertama berada di Sungai Tekuana yang lokasinya berdekatan dengan Jalan Tol Permai Seksi 2 (Minas-Kandis Selatan), yang mana posisinya tidak jauh dari Pusat Latihan Gajah Minas di Kabupaten Siak.

Di kawasan itu terdapat sedikitnya 13 gajah Sumatera liar. Sedangkan lima perlintasan lainnya berada di Jalan Tol Seksi 4 (Kandis Utara-Duri Selatan), dekat dengan Suaka Margasatwa Balai Raja.

"Selain ada underpass untuk gajah, pembangunan Jalan Tol Permai juga memiliki tantangan lain karena di beberapa titik terdapat persinggungan dengan pipa minyak dan gas serta jaringan listrik (powerline) milik PT CPI (Chevron Pacific Indonesia). Alhamdulillah, meski begitu, semua bisa berjalan lancar," terangnya lagi.

Sebagai informasi, Tol Permai memiliki 16 Jembatan, 4 simpang susun, dan 6 underpass yang akan memperlancar aksesibilitas serta perjalanan dari dan menuju ke arah Dumai, Riau. Tol dengan lebar lajur utama sebesar 3,6 meter untuk tiap lajur ini dilengkapi dengan 7 Gerbang Tol (GT) yaitu GT Pekanbaru, GT Minas, GT Kandis Selatan, GT Kandis Utara, GT Duri Selatan, GT Duri Utara, GT Dumai.

(prf/hns)