Anies-Ridwan Kamil Disindir DPR Tak Serius Atasi Banjir

Vadhia Lidyana - detikFinance
Kamis, 27 Feb 2020 05:30 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi sejumlah menteri, menggelar rapat bersama pejabat daerah membahas pencegahan dan penangananbanjir Jabotabek, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (08/01/2020). Hadir pejabat daerah antara lain Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Banten, Wahidin Halid, Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, dan Bupati Bogor Ade Yasin.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Ketidakhadiran 3 kepala daerah, yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, dan Gubernur Banten Wahidin Halim dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi V DPR RI soal penanganan banjir dipersoalkan.

Komisi V DPR RI menyatakan kekecewaan besar atas absennya 3 pejabat tersebut. Dengan demikian Ketua Komisi V DPR RI Lasarus, dari fraksi PDIP akhirnya menetapkan rapat ditunda.

"Kami melihat Menteri PUPR sudah berjalan maksimal, kami tahu kok anggarannya seperti apa. Tapi karena Gubernur tidak hadir, rakyat jadi korban. Maka ini akan kita jeda, karena sebentar lagi reses, kita tunda ke masa sidang setelahnya. Demikian rapat kita tunda, rapat hari ini saya tutup," kata Lasarus di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Rapat yang dimulai pada pukul 10.30 WIB kemarin itu terpaksa ditutup pada pukul 11.30 WIB.

Tak hanya kecewa, Komisi V juga geram karena 3 pejabat tersebut tak hadir. Hal itu diutarakan oleh sejumlah anggota, salah satunya Didi Wahidi dari fraksi PKB. Menurut Didi, baik Anies, Ridwan Kamil, maupun Wahidin Halim tak serius dalam menangani banjir. Padahal, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala Basarnas Bagus Puruhito, dan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati hadir untuk membahas penanganan banjir.

"Usul saya dengan tidak mengurangi rasa hormat saya kepada Menteri dan pihak yang hadir, karena ini, rapat ini tapi tidak hadir pihak yang sangat penting, usul saya ditunda. Sudah dua kali ditunda rapat ini, ketiga kali kita tunda, supaya rakyat tahu mereka (Anies, RK dan Wahidin Halim) tidak serius," tegas Didi.

Sementara itu, Anggota Komisi V Boiman Harun dari fraksi PAN menilai, RDP siang ini percuma digelar jika para pengambil keputusan yakni Gubernur tak hadir.

"Rapat ini penting, tapi menjadi tidak penting karena tidak hadirnya orang-orang ini. Jadi menurut saya kalau orang-orang ini tidak hadir kesimpulannya ditunda saja rapat hari ini. Tidak usah panjang-panjang. Kalau dilanjutkan berlarut-larut seperti ini rugi waktu kita. Jadi ditunda rapat ini, hanya akan menjadi penting kalau hadir gubernur-gubernur ini," ujar Boiman.

Apa Anies dan RK sudah pernah rapat dengan DPR membahas banjir?

Anies-Ridwan Kamil Disindir DPR Tak Serius Atasi Banjir

Selanjutnya
Halaman
1 2 3