Kereta Barang Tonasa-Garongkong Bakal Wira-wiri Januari 2021

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Sabtu, 29 Feb 2020 15:35 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi
Foto: Achmad Dwi Afriyadi/detikcom
Barru -

Pembangunan jalur kereta api Makassar-Pare-pare akan terhubung dengan Pelabuhan Garongkong. Hal itu untuk mendukung distribusi barang, khususnya semen dari Tonasa ke pelabuhan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, dengan adanya jalur kereta maka semen dari Tonasa bisa dengan mudah dibawa ke pelabuhan. Sebaliknya, batu bara untuk produksi semen dengan mudah dibawa ke Tonasa.

"Kita akan menyelesaikan logistik dari Tonasa ke Garongkong. Dari Garongkong nanti angkutan batu bara ke sana (Tonasa), dari Tonasa angkat yang sudah jadi," kata Budi Karya saat berkunjung ke Pelabuhan Garongkong, Barru, Sulawesi Selatan, Sabtu (29/2/2020).

Budi Karya mengatakan, kereta barang dari Tonasa ke Garongkong ini ditargetkan sudah bisa operasi awal tahun depan.

"Kita harapkan Januari 2021 sudah beroperasi," ujarnya.

Untuk menghubungkan Tonasa ke Garongkong dibangun rel sepanjang 30 kilometer (km). Saat ini progresnya 50% lebih karena sebagian rel sudah terbangun.

"Sebenarnya yang sudah terbangun lebih dari 50%, karena kita sudah bangun 44 km (Makassar-Pare-pare) sebagian masuk bagian itu ini 20 km. Tinggal 10 km masuk ke dalam Tonasa yang masuk ini sudah KPBU, bukan pemerintah lagi, kita bebaskan tanah saja. Yang masuk ini 5 km (ke pelabuhan)," paparnya.

Budi Karya mengatakan, untuk menuju pelabuhan masih diperlukan pembebasan lahan.

"Jadi kita akan bebasin, kalau minimal 20 ha, tapi kita akan bebasin, saya saranin lebih dari itu 50 ha untuk KEK industri yang akan datang," ujarnya.

"Siang ini saya akan kumpulkan kontraktor, saya minta memberikan kerohiman pemilik tanah, sehingga sambil menunggu pembayaran ini bisa dilaksanakan, jadi nggak ada masalah," sambungnya.



Simak Video "Menhub Akan Bangun Transportasi Umum Berintegrasi"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/ara)