Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Disetop Terkait Banjir

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Sabtu, 29 Feb 2020 18:18 WIB
Sejumlah kendaraan melaju di samping proyek kereta cepat (High Speed Railway) Jakarta-Bandung di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (29/2/2020). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menginstruksikan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) untuk menghentikan sementara proyek pembangunan mulai tanggal (2/3/2020) selama dua minggu, karena proyek tersebut menimbulkan genangan air pada Tol Jakarta - Cikampek yang menyebabkan kemacetan dan mengganggu kelancaran logistik. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/aww.
Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung/Foto: ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah
Tangerang -

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung disetop sementara oleh Kementerian PUPR. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan proyek itu dihentikan terkait banjir.

"Saya baru mendengar ada ekses terhadap pembangunan yang lain, banjir dan sebagainya," kata Budi Karya di Terminal III Bandara Soetta, Tangerang, Sabtu (29/2/2020).

Dia menambahkan Kementerian PUPR memiliki hak untuk memberikan sanksi bila proyek yang dikerjakan tak sesuai dengan ketentuan.

"Saya pikir hak Kementerian PUPR untuk berikan sanksi karena kita memang targetkan proyek yang baik tapi disiplin dan saling hormati satu kegiatan dengan kegiatan lain itu penting," jelasnya.

Budi Karya mengatakan akan ikut mengevaluasi dampak dari penghentian sementara proyek tersebut.

"Saya belum evaluasi lagi. Saya akan evaluasi setelah itu. Tapi saya memahami apa yang dilakukan Pak Basuki (Menteri PUPR)," tuturnya.

Sebagai informasi, Kementerian PUPR menghentikan sementara pekerjaan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung mulai 2 Maret 2020. Pemberhentian dilakukan selama dua pekan.

"Betul pemberhentian sementara. Nanti selama dua minggu akan kita evaluasi. Mulai 2 Maret," kata Plt Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Danis Sumadilaga kepada detikcom, Sabtu (29/2/2020).

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Disetop Terkait Banjir


Simak Video "Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung Terkendala Pembebasan Lahan"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/ara)