Melihat Titik Banjir Tol Japek yang Katanya Gara-gara Kereta Cepat

Danang Sugianto - detikFinance
Minggu, 01 Mar 2020 14:00 WIB
Banjir turut merendam ruas tol Jakarta Cikampek KM 19 arah Jakarta. Banjir membuat ruas tol tersebut terputus.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Komite Keselamatan Konstruksi, Kementerian PUPR memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Alasannya proyek itu menimbulkan dampak pada layanan Tol Jakarta-Cikampek.

Penghentian sementara proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini mulai berlaku pada 2 Maret 2020. Surat itu ditanda-tangani oleh Plt Direktur Jenderal Bina Konstruksi selaku Ketua Komisi Keselamatan Konstruksi, Danis H. Sumadilaga pada 27 Februari 2020.

Salah satu butir alasan proyek ini dihentikan sementara adalah pembangunan proyek tersebut menimbulkan genangan air pada Tol Jakarta-Cikampek. Alhasil menyebabkan kemacetan luar biasa pada ruas jalan tol dan mengganggu kelancaran logistik.

Pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung juga dianggap kurang memperhatikan pengelolaan yang baik. Terjadi pembiaran penumpukan material pada bahu jalan, sehingga mengganggu fungsi drainase, kebersihan jalan dan keselamatan pengguna jalan.

Lalu di mana saja titik-titik banjir di Tol Cikampek akibat proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung?

PT Jasa Marga pada 25 Februari 2020 kemarin merilis data titik-titik banjir di Tol Jakarta-Cikampek. Berikut daftarnya:

Arah Cikampek
- Km 19, genangan di Lajur 1 dengan tinggi 10-15 cm.
- Rest Area Km 19A ditutup, genangan 10-15 cm.

Arah Jakarta
- Km 34, genangan di Lajur 1 dan Lajur 2 dengan tinggi 10 cm.
- Km 19, ada genangan setinggi 25-30 cm.
- Akses masuk Gerbang Tol Jatibening (Km 8). Genangan di Lajur 1 dan Lajur 2 dengan tinggi 15 cm.
- Km 8, bahu jalan dan 2 lajur terdapat genangan sekitar 20-25 cm.

Melihat Titik Banjir Tol Japek yang Katanya Gara-gara Kereta Cepat


Simak Video "Selain Tegalluar, Proyek Kereta Cepat Masih Berjalan di Purwakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(das/fdl)