Pilar LRT yang Dikerjakan KCIC Bermasalah, Ada Apa?

Danang Sugianto - detikFinance
Minggu, 01 Mar 2020 17:30 WIB
Sejumlah kendaraan melaju di samping proyek kereta cepat (High Speed Railway) Jakarta-Bandung di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (29/2/2020). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menginstruksikan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) untuk menghentikan sementara proyek pembangunan mulai tanggal (2/3/2020) selama dua minggu, karena proyek tersebut menimbulkan genangan air pada Tol Jakarta - Cikampek yang menyebabkan kemacetan dan mengganggu kelancaran logistik. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/aww.
Foto: ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah
Jakarta -

Komite Keselamatan Konstruksi, Kementerian PUPR memutuskan untuk menghentikan sementara proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Alasannya manajemen proyek yang kurang baik dan menyebabkan banjir dan kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek.

Selain itu, salah satu butir keputusan menghentikan proyek itu sementara lantaran adanya pembangunan pilar LRT yang dikerjakan oleh PT KCIC (Kereta Cepat Indonesia China) di KM 3+800 tanpa izin dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

"Jadi ada pilar yang belum diizinkan, dia membangun di wilayah yang membahayakan konstruksi," terang Plt Direktur Jenderal Bina Konstruksi selaku Ketua Komisi Keselamatan Konstruksi, Danis H. Sumadilaga kepada detikcom, Minggu (1/3/2020).

Danis menjelaskan, pilar LRT yang dibangun oleh KCIC itu berada di titik yang tidak diperbolehkan. Sebab memiliki potensi membahayakan keselamatan konstruksi.

'Pokoknya dia mengerjakan sesuatu terlepas untuk atau apa, itu enggak pas di tempat itu, lokasinya, itu saja. Lokasinya di bagian right of way jalan tol," terangnya.

Meski begitu, Danis menegaskan bahwa penghentian sementara proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung bersifat sementara. Pemilik proyek diminta melakukan evaluasi dan memperbaiki sistem manajemen keselamatan konstruksi.

Pilar LRT yang Dikerjakan KCIC Bermasalah, Ada Apa?


Simak Video "Selain Tegalluar, Proyek Kereta Cepat Masih Berjalan di Purwakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(das/dna)