Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 12 Mar 2020 05:33 WIB

Proyek Infrastruktur Disikat Anak-Cucu BUMN, Bahlil Kecewa

Soraya Novika - detikFinance
Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung dihentikan sementara karena disebut sebabkan banjir. Meski begitu proyek kereta cepat di Cikunir masih berjalan. Ilustrasi Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta -

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan kekecewaannya lantaran selama ini proyek pembangunan jalan selalu digarap oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga anak dan cucu perusahaannya saja. Bahkan untuk pengadaan bahan baku pembangunan seperti pasir dan semen pun diborong semua anak cucu BUMN tersebut. Sedangkan, pengusaha daerah malah tak dilibatkan sekalipun.

"Dulu waktu saya jadi pengusaha, BUMN atau siapapun yang memenangkan konsesi untuk pembangunan jalan itu jarang sekali melibatkan pengusaha-pengusaha daerah. Kadang-kadang pasirnya pun semennya pun diambil semua oleh anak cucu perusahaan itu (BUMN), ini kita fair-fair saja," ujar Bahlil dalam acara Market Sounding Proyek KPBU di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (11/3/2020).

Ia mengimbau seluruh perusahaan BUMN untuk bisa melibatkan pengusaha daerah apalagi bila bahan baku yang dibutuhkan sudah tersedia di daerah tersebut.

"BUMN harus menjadi lokomotif pembangunan ekonomi untuk menarik adik-adik kita di daerah supaya besar sama-sama. Kalau bisa pasirnya, material lokal yang bisa diambil di situ kasi pada pengusaha di situ, supaya mereka juga bisa punya rasa manfaat kehadiran investasi di wilayah mereka," sambungnya.

Selain itu, menurut Bahlil ada BUMN yang pernah menunggak bayar subkontraktor sebuah proyek infrastruktur hingga 3 tahun lamanya. Namun, Bahlil enggan menguak identitas BUMN yang dimaksud. Meski demikian, polah curang BUMN tersebut kini sudah diadukannya langsung kepada Menteri BUMN Erick Thohir untuk menindak tegas perusahaan tersebut.

"Waktu saya jadi kontraktor, mohon maaf dengan segala hormat, ini saya sudah laporkan ke pak Erick (Menteri BUMN), ada BUMN yang menang (lelang proyek), lalu kasih subkontraktor kepada pengusaha lokal (daerah) tapi 3 tahun ga dibayar," ungkapnya

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Blak-blakan Kepala BKPM: Hantu Berdasi Hambat Investasi"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com