Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 09 Apr 2020 13:35 WIB

Beroperasi di Tengah Pandemi, Tol Pakis-Malang Dibuka Gratis

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Tol Pandaan-Malang Foto: Dok. PUPR
Jakarta -

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyetujui pengoperasian ruas Tol Pandaan-Malang Seksi V Pakis-Malang sepanjang 3,1 kilometer (km). Tol yang dibuka pada masa pandemi virus Corona ini sementara dioperasikan tanpa tarif alias gratis.

Mengutip laman Setkab, Kamis (9/4/2020), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan ruas tol Pandaan-Malang segmen Pakis-Malang dioperasikan mulai tanggal 7 April 2020. Sementara, pemberlakuan tarif menunggu waktu yang tepat hingga situasi kondusif, di mana wabah virus Corona atau COVID-19 telah dinyatakan berakhir oleh pemerintah.

"Ruas Pakis-Malang merupakan bagian terakhir dari jalan Tol Pandaan-Malang yang dioperasikan. Ruas ini secara keseluruhan memiliki lima seksi sepanjang 38,48 km," bunyi keterengan tersebut.

Lima ruas itu yakni Seksi I Pandaan-Purwodadi sepanjang 15,4 km, Seksi II Purwodadi-Lawang sepanjang 8 km dan Seksi III Lawang-Singosari sepanjang 7,1 km. Selanjutnya Seksi IV Singosari-Pakis sepanjang 4,7 km dan Seksi V Pakis-Malang sepanjang 3,1 km.

Pada 13 Mei 2019 telah dioperasikan seksi I sampai III. Lalu pada tanggal 01 November 2019 dilanjutkan dengan pengoperasian seksi IV. Dengan rampungnya seluruh seksi maka Tol Pandaan-Malang telah beroperasi secara penuh dan dapat langsung menjangkau pusat Kota Malang.

Pembangunan Tol Pandaan-Malang dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) yang sahamnya dimiliki Jasa Marga sebesar 60%, PT Pembangunan Perumahan (Persero) sebesar 35% dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebesar 5% dengan biaya investasi sebesar Rp 5,9 triliun. Adapun nilai konstruksi sebesar Rp 3,7 triliun dan dikerjakan oleh PT Pembangunan Perumahan (PP).

Jalan Tol Pandaan-Malang diharapkan akan menjadi bagian vital arus pergerakan orang dan barang dari Surabaya dan Malang atau sebaliknya. Kehadiran tol ini akan bisa mempercepat perjalanan dari Surabaya menuju Malang dan sekitarnya. Selama ini, perjalanan pada jam padat bisa mencapai empat hingga enam jam. Dengan keberadaan jalan tol ini, waktu tempuhnya bisa berkurang menjadi dua hingga tiga jam.



Simak Video "Hi... Water Barrier Tol Pandaan Gerak Sendiri, Ini Kata Pengelola"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com