Waduh! Bisa-bisanya Tiang Listrik Hadang Proyek Jalur Pansela

Rinto Heksantoro - detikFinance
Selasa, 28 Apr 2020 13:30 WIB
Beberapa tiang listrik hadang laju proyek jalur lingkar selatan
Foto: Dok Pribadi Komisaris PT Karya Adi Kencana
Kebumen -

Proyek jalan lintas selatan-selatan (JLSS) atau jalur pantai selatan (Pansela) di Kebumen, Jawa Tengah terkendala beberapa tiang listrik yang masih berdiri di tengah jalur. Bisakah proyek tersebut rampung akhir tahun ini sesuai target?

Pembangunan JLSS di ruas Tambakmulyo Kecamatan Puring sampai dengan Jladri Kecamatan Buayan terus dikebut. PT Karya Adi Kencana (KAK) selaku kontraktor secara maraton mengerjakan pembangunan ruas jalan sepanjang 4,5 kilometer dengan lebar 15 meter tersebut.

Saat ini, pengerjaan jalan di Desa Tambakmulyo hingga Pantai Suwuk Kecamatan Puring sebagian besar sudah siap dilakukan pengaspalan. Kemudian di ruas jalur yang tidak menggunakan jalan eksisting, sedang dilakukan pembangunan pondasi dasar dan pengerukan.

Namun, pengerjaan proyek yang dianggarkan dari APBN senilai Rp 53 miliar itu kini terkendala masih banyaknya tiang listrik milik PLN yang belum dipindahkan. Setidaknya terdapat 38 tiang listrik PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kebumen dan 14 tiang listrik milik PLN ULP Gombong.


Adapun untuk tiang PLN Kebumen saat ini tengah dilakukan penanganan oleh petugas. Namun untuk tiang listrik PLN ULP Gombong hingga saat ini masih belum ada penanganan dan masih berada di tengah jalan proyek JLSS.

"Kendala yang kami hadapi saat ini adalah masih banyaknya tiang listrik yang belum dipindahkan. Saya harap pihak PLN ULP Gombong dapat segera memindahkan tiang-tiang tersebut agar pekerjaan kami tidak terhambat," kata Komisaris PT Karya Adi Kencana, Khayub Muhammad Lutfi ketika dihubungi detikcom, Selasa (27/4/2020).

Khayub menambahkan, pihaknya menargetkan pada bulan Ramadhan ini telah dapat menyelesaikan pengerjaan dasar sehingga jalan baru itu sudah bisa dilewati dan digunakan sebagai jalur alternatif jika terjadi kemacetan di jalan eksisting. Jika tiang listrik sudah dipindah oleh PLN, usai Hari Raya Idul Fitri tahun ini pihaknya akan melaksanakan pengaspalan.

Melihat kondisi yang ada, Khayub optimistis akhir tahun pengerjaan jalan akan selesai. Tak hanya meneruskan jalur utama yang ada, pengerjaan proyek yang dimulai sejak bulan Februari tahun 2020 ini juga membuka jalan baru di area persawahan dan rawa bahkan hingga membelah bukit batu sepanjangan 300 meter.

"Meksipun kontrak kerja selama 568 hari, namun kami optimistis dalam setahun pekerjaan sudah bisa terselesaikan," tutup Khayub.



Simak Video "Dalam 20 Hari, Polisi Tangkap 10 Pelaku Curanmor di Solo"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)