Proyek 5 Destinasi Super Prioritas Jalan Terus Meski Ada Virus

Danang Sugianto - detikFinance
Jumat, 29 Mei 2020 17:08 WIB
PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko berencana sambut turis lagi mulai 8 Juni. Nantinya, wisatawan harus melalui cek suhu badan dan diberi penanda stiker.
Foto: Getty Images/Ulet Ifansasti
Jakarta -

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan 5 proyek destinasi wisata super prioritas masih tetap berjalan. Meskipun saat ini Indonesia tengah dilanda pandemi virus Corona.

5 proyek destinasi wisata super prioritas yang dimaksud adalah Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Baju dan Likupang. Kelima proyek itu masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Basuki memastikan kementeriannya tetap menjalankan pekerjaan proyek tersebut. Meskipun anggaran Kementerian PUPR dipotong sebesar Rp 44 triliun.

"Progresnya, intinya bahwa di Kementerian PUPR walau dihemat sebesar Rp 44 triliun dari DIPA Rp 120 T tahun 2020 tidak ada kegiatan yang dibatalkan. Yang Rp 44 triliun yang ditunda akan menjadi prioritas tahun 2021 yang sudah dialokasikan anggarannya oleh Bu Menkeu," ucapnya dalam konferensi pers virtual, Jumat (29/5/2020).

Dia menjelaskan di 2020 alokasi anggaran untuk 5 proyek destinasi wisata super prioritas tersebut sebesar Rp 6,4 triliun. Basuki pun memastikan anggaran kelima proyek itu tidak dipangkas meskipun ada penghematan anggaran yang harus dilakukan Kementerian PUPR.

"Dari Rp 6,4 triliun itu, Rp 5,1 triliun sudah ditandatangani kontraknya dan sudah ada yang dimulai pekerjaannya. Ada yang baru dimulai pada pekan ini, setelah Lebaran. Contoh di Danau Toba, kegiatannya adalah penataan Pantai Parapat kemudian penataan kawasan Huta Raja Siallagan di Samosir. Dan termasuk yang lain-lain, ini kegiatan kawasan belum termasuk perbaikan jalan, pelebaran jalan, gapura, pasar, dan lain-lain," terangnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Ratas PSN, Jokowi: Prioritaskan yang Berdampak Langsung ke Ekonomi Rakyat"
[Gambas:Video 20detik]