Deretan Proyek Strategis Nasional Ini Jalan Terus di Tengah Corona

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Sabtu, 06 Jun 2020 12:25 WIB
Proyek pengembangan lapangan gas unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB) Bojonegoro, Jawa Timur terus menunjukan progres yang cukup signifikan.
Proyek pengembangan lapangan gas unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB)/Foto: Hendra Kusuma
Jakarta -

Sejumlah proyek strategis nasional (PSN) mencapai target di tengah merebaknya pandemi virus Corona (COVID-19). Melaksanakan PSN yang sesuai arahan pemerintah yang tidak boleh berhenti di tengah terjadinya pandemi merupakan suatu tantangan tersendiri bagi PT Rekayasa Industri (Rekind) yang merupakan kontraktor EPC nasional.

Satu di antara proyek strategis nasional yang saat ini mampu mencapai target yang ditentukan tersebut adalah Proyek Gas Processing Facility (GPF) Lapangan Unitisasi Gas - Jambaran Tiung Biru (JTB), Bojonegoro, Jawa Timur, milik PT Pertamina EP Cepu (PEPC) - anak perusahaan PT Pertamina (Persero).

Rekind yang tergabung dalam konsorsium bersama JGC IND belum lama ini mengangkat Heavy Equipment Selexol dan Regenerator Proyek Gas Processing Facility (GPF) Lapangan Unitisasi Gas - Jambaran Tiung Biru (JTB), Bojonegoro, Jawa Timur dengan total berat 760 ton.

Pelaksanaan pekerjaan proyek EPC GPF terus berlangsung meskipun di tengah situasi pandemi COVID-19 sehingga kemajuan pekerjaan proyek JTB pada bulan Mei 2020 telah mencapai 64,20 % dengan target penyelesaian pada bulan Juli 2021.

"Sebuah kebanggaan bagi Rekind dapat berperan besar dalam mengantarkan proyek strategis nasional milik negara untuk mencapai target yang ditentukan. Saya sangat bersyukur atas capaian ini, meski tim proyek harus berjuang di tengah tantangan wabah COVID-19," ujar Direktur Utama Rekind Yanuar Budinorman, Sabtu (6/6/2020).

Rekind juga terlibat dalam proyek PLTU Lombok CFSPP FTP-2 (2x50MW) di Sambelia, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Keterlibatan Rekind bersama Rafako S.A (perusahaan pabrikan boiler asal Polandia) dipercaya untuk mendukung program kelistrikan nasional 35.000 MW dan secara khusus untuk mempercepat peningkatan rasio elektrifikasi di Lombok, NTB.

Di penghujung tahun 2019 Rekind juga menyelesaikan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Muara Laboh yang berlokasi di Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat, berkapasistas 85 MW milik PT Supreme Energy Muara Laboh (SEML).

Saat ini Rekind juga tengah melaksanakan Proyek PLTP Rantau Dedap berkapasitas 98,4 MW (2 unit), yang hingga bulan April 2020 kemajuan proyeknya mencapai 81,6%. Proyek milik PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD) ini akan memasok listrik pada system kelistrikan wilayah Sumatera Selatan.

Berlanjut di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Ratas PSN, Jokowi: Prioritaskan yang Berdampak Langsung ke Ekonomi Rakyat"
[Gambas:Video 20detik]