Sempat Mangkrak, RS UGM Akhirnya Diresmikan untuk Pasien Corona

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 08 Jun 2020 13:46 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Pemerintah telah menyelesaikan pembangunan Rumah Sakit (RS) Akademik Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai RS rujukan penanganan COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Menurut keterangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), proyek RS ini sempat dibangun namun terhenti pada 2010 dengan progres saat itu 75%. Pihaknya melanjutkan pembangunan sejak 20 April 2020.

"Kita dapat berkumpul pada hari ini, Senin tanggal 8 Juni 2020 di acara peresmian gedung Arjuna dan gedung Yudhistira Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada yang saat ini akan dimanfaatkan sebagai rumah sakit rujukan penanganan COVID-19," kata Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Sumadilaga pada acara peresmian melalui saluran YouTube KemenPU, Senin (8/6/2020).

Penyelesaian RS Akademik UGM ini merupakan bagian dari refocusing kegiatan Kementerian PUPR sebesar Rp 1,829 triliun untuk mendukung percepatan penanganan COVID-19.

RS ini terdiri dari dua gedung, masing-masing terdiri dari lima lantai dengan luas seluruhnya sekitar 8.600 m2 dan memiliki kapasitas total sebanyak 107 tempat tidur, yakni di Gedung Yudhistira dengan luas 4.177 m2 dan Gedung Arjuna dengan luas 4.505 m2.

Gedung Arjuna lantai 5 sebagai ruang isolasi kritis dilengkapi dengan negatif pressure sejumlah 15 tempat tidur. Lantai 4 sebagai ruang perawatan pasien dalam pengawasan (PDP) dengan kapasitas 23 tempat tidur. Lantai 3 sebagai ruang istirahat tenaga medis. Lantai 2 sebagai ruang ganti medis.


"Lantai satu tidak ditangani karena memang sudah dimanfaatkan oleh rumah Sakit Akademik UGM," ujarnya.

Berikutnya Gedung Yudhistira lantai 5 sebagai ruang perawatan PDP dengan kapasitas 23 tempat tidur. Lantai 4 sebagai ruang perawatan PDP dengan kapasitas 24 tempat tidur. Lantai 3 sebagai ruang perawatan PDP dengan kapasitas 22 tempat tidur. Lantai 2 sebagai ruang poliklinik COVID-19. Lantai 1 sebagai ruang fasilitas penyimpanan logistik.

"Besar harapan kami dengan dibangunnya gedung Arjuna dan Yudhistira sebagai rumah sakit rujukan COVID-19 akan mampu meningkatkan perlindungan bagi masyarakat dan juga meningkatkan kesiapan penanganan masyarakat yang terdampak COVID-19," tambahnya.



Simak Video "Menteri Basuki Hibur Tamu di ITB di Sela Pemberian Doktor Kehormatan"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ang)