China-India Bentrok Gara-gara Apa? Infrastruktur!

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 19 Jun 2020 11:41 WIB
Sebanyak 20 tentara India tewas dalam bentrokan dengan militer China di Ladakh, Kashmir, yang masuk pegunungan Himalaya. Begini potret di Ladakh usai bentrokan terjadi.
Foto: AP Photo

Dilansir Reuters, Jumat (19/6/2020), bentrokan ini dipicu oleh pembangunan jalan dan jalur udara India. Dijelaskan, sekitar 80 hingga 100 tenda bermunculan di sisi China dan 60 di sisi India. Keduanya menyiapkan pertahanan.

"China berkomitmen untuk menjaga keamanan kedaulatan teritorial nasionalnya, serta menjaga perdamaian dan stabilitas di wilayah perbatasan China-India," kata kantor juru bicara Kementerian Luar Negeri China dalam sebuah pernyataan.

"Saat ini, situasi keseluruhan di daerah perbatasan stabil dan terkendali. Ada mekanisme dan saluran komunikasi yang kuat untuk urusan terkait perbatasan, dan kedua belah pihak mampu menyelesaikan masalah yang relevan melalui dialog dan konsultasi," tambahnya.

Tidak ada komentar langsung kementerian luar negeri India. Dikatakan minggu lalu pasukan China telah menghalangi patroli India di sepanjang garis LAC.

Namun, berdasarkan wawancara dengan mantan pejabat militer dan diplomat India menunjukkan bahwa pemicu bentrokan ini adalah pembangunan dan jalur udara India.

"Dengan pembangunan infrastruktur kami yang perlahan meluas ke daerah-daerah sepanjang LAC, persepsi ancaman bagi China meningkat," kata mantan menteri luar negeri India Nirupama Rao.

Pemerintahan India di bawah kepemimpinan Narendra Modi mau meningkatkan konektivitas dan pada tahun 2022, 66 jalan utama di sepanjang perbatasan China akan dibangun, salah satunya adalah di dekat lembah Galwan yang menghubungkan ke pangkalan udara Daulat Beg Oldi yang diresmikan Oktober lalu.

Halaman

(acd/ara)