Cek Pasar di Boyolali, Mendag Wanti-wanti Protokol Corona

Ragil Ajiyanto - detikFinance
Rabu, 01 Jul 2020 17:45 WIB
Mendag Agus Suparmanto cek pasar di Boyolali
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto cek pasar di Boyolali/Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom
Boyolali -

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, meninjau pasar Boyolali menjelang penerapan new normal. Agus menekankan pentingnya kedisiplinan masyarakat dan pedagang dalam penerapan protokol kesehatan untuk menangkal penyebaran virus Corona di pasar tradisional.

"Sekali lagi protokol kesehatan ini kuncinya semuanya dalam hal melaksanakan aktivitas perdagangan, aktivitas sosial juga," kata Agus Suparmanto kepada para wartawan usai berkeliling di Pasar Boyolali, jalan Pandanaran, Rabu (1/7/2020).

Untuk mengantisipasi merebaknya positif COVID-19 di pasar-pasar tradisional atau klaster pasar tradisional, Agus mengatakan, jika ditemukan kasus positif COVID-19 maka pasar tradisional tersebut ditutup untuk sementara. Kemudian dilakukan langkah-langkah pencegahan penularan.

"Mengantisipasi apabila ada klaster-klaster (pasar tradisional) yang memang terkena positif (COVID-19), sementara ditutup kemudian dilakukan lokalisasi, dan juga mungkin dites lagi untuk menjadi aman dan baru dimulai lagi segera setelah semuanya terkendali dalam arti protokol kesehatan juga sudah dijalankan," ujar Agus.


Hal itu untuk memastikan para pengunjung pasar dan pedagang tetap sehat. Sesuai arahan Presiden, lanjut Agus, keselamatan dan kesehatan menjadi prioritas utama dalam dalam melaksanakan aktivitas perdagangan maupun sosial.

"Ini ingin memastikan para pengunjung pasar atau pedagang tetap sehat. Kuncinya ini kesehatan karena memang arahan Bapak Presiden semuanya keselamatan dan kesehatan ini menjadi prioritas utama dalam melaksanakan semua kegiatan aktivitas perdagangan maupun sosial juga. Jadi ini sangat utama dan juga kunci keberhasilan semuanya disini," jelasnya.

Menurut dia, pasar tradisional harus tetap dibuka untuk menggerakkan sendi-sendi perekonomian, sehingga para petani bisa menjual hasil taninya di pasar-pasar tersebut.

"Karena memang pasar tradisional ini harus dibuka untuk menggerakkan sendi-sendi perekonomian kita. Petani juga menjual hasil taninya di pasar dan hasil-hasil buah-buah juga di pasar," tandasnya.

Klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Sebentar Lagi, Blak-blakan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto"
[Gambas:Video 20detik]