Stasiun Pondok Ranji Dipugar Ulang, Ditarget Kelar April 2021

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 10 Agu 2020 14:10 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menghadiri Groundbreaking New Image dan Peningkatan Aksesibilitas Stasiun Pondok Ranji di Stasiun Pondok Ranji, Tangerang Selatan, Senin (10/8). ni merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan pelayanan moda transportasi massal kereta api perkotaan serta bertujuan untuk memberikan peningkatan pelayanan dan keselamatan pengguna KRL di Stasiun Pondok Ranji.
Foto: Istimewa/Kemenhub
Jakarta -

PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan melakukan pemugaran Stasiun Pondok Ranji di Tangerang Selatan. Groundbreaking proyek pengembangan stasiun dilakukan hari ini.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang hadir dalam groundbreaking mengatakan bahwa pengembangan stasiun ini ditargetkan akan selesai bulan April 2021.

"Saya harapkan proyek ini berjalan segera, dan kita harus janji sebelum April ini bisa selesai," ujar Budi Karya dalam sambutannya, Senin (10/8/2020).

Proyek pengembangan stasiun ini akan digarap KAI bekerja sama dengan PT Jaya Real Property. Dalam keterangan yang diterima detikcom, pengembangan yang dilakukan adalah penambahan akses keluar masuk stasiun Pondok Ranji, peningkatan lot parkir, hingga pengembangan area komersial.

Pengembangan pada akses stasiun dilakukan dengan menambah akses pejalan kaki menuju Kawasan Pemukiman Bintaro Jaya yang berada di seberang Jalan Tol Jakarta Serpong. Akses baru tersebut akan berbentuk connector bridge alias jembatan penghubung.

Keberadaan akses keluar masuk stasiun yang baru disebut dapat mengurai kepadatan di sekitar Stasiun Pondok Ranji. Saat ini akses stasiun hanya melalui Jl. WR Supratman, yang bentuknya sempit dan padat.

Kemudian, peningkatan pelayanan dilakukan dengan menambah kapasitas area parkir. Mulai dari lot parkir roda 4 yang semula hanya 26 lot menjadi 83 lot. Sementara itu, kapasitas parkir roda 2 yang semula 400 lot menjadi 1.200 lot.

Pengembangan juga dilakukan pada area komersial di stasiun sehingga para pengguna KRL dapat lebih nyaman saat berada di stasiun.

Kembali ke Budi Karya, dia menyatakan bahwa banyak warga Tangerang Selatan yang bekerja di pusat kota Jakarta. Kereta api commuter line menjadi salah satu transportasi favorit mereka. Sementara Stasiun Pondok Ranji sendiri menurutnya merupakan salah satu stasiun terpadat di Tangerang Selatan.

"Memang masyarakat Kota Tangerang Selatan banyak yang bekerja dan beraktivitas di wilayah DKI Jakarta dengan lebih banyak memilih menggunakan KRL. Salah satu stasiun yang padat adalah di Stasiun Pondok Ranji ini," jelas Budi Karya.

Saat ini, Stasiun Pondok Ranji melayani KRL rute Tanah Abang, Serpong, Parung Panjang, Maja dan Rangkasbitung dengan rata-rata volume penumpang harian sebanyak 3.546 penumpang per hari pada masa PSBB Transisi. Pada masa normal, jumlahnya mencapai rata-rata 10.892 penumpang per hari.



Simak Video "Adaptif dan Kolaboratif, Kunci KAI Jadi Solusi Bagi Negeri"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)