Indonesia Dihantui Resesi, Sri Mulyani: Jangan Menyerah Dulu!

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 26 Agu 2020 18:35 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) didampingi Wamenkeu Suahasil Nazara (kanan) mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi XI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2020). Raker tersebut membahas Laporan Keuangan Kementerian Keuangan pada APBN 2019. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/aww.
Foto: ANTARAFOTO/PUSPA PERWITASARI
Jakarta -

Sama seperti kebanyakan negara lain di dunia, Indonesia juga tak luput dari hantu resesi ekonomi. Setelah ekonomi di kuartal II-2020 terkontraksi -5,32%, Indonesia berpotensi jatuh ke jurang resesi jika di kuartal III-2020 ekonomi kembali minus.

Meski begitu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, pemerintah tidak akan mengibarkan bendera putih sebelum kuartal III-2020 ini berakhir. Dia masih yakin ekonomi RI masih bisa tumbuh di periode Juli-September 2020.

"Jangan menyerah dulu, kan masih ada 1 setengah bulan, jadi kita upayakan," ujarnya di gedung DPR, Jakarta, Kamis (26/8/2020).

Menurut Sri Mulyani, konsumsi masyarakat yang menjadi motor roda ekonomi RI masih bisa diharapkan. Apa lagi masyarakat sudah mulai beraktivitas di era new normal

"Kalau konsumsi bisa meningkat dengan orang mulai kegiatannya. Tadi kalau dilihat dari mobility index-nya sudah meningkat, tapi bagaimana mobility index-nya bisa diterjemahkan menjadi kegiatan ekonomi seperti konsumsi dan investasi, itu menjadi tantangan kita semua," tuturnya.

Meski begitu, Sri Mulyani menilai catatan ekonomi RI yang -5,32% masih jauh lebih baik dari negara lain yang ekonominya terkontraksi minus hingga double digit. Dengan catatan itu, maka ekonomi RI masih lebih mudah untuk kembali ke tren pertumbuhan positif.

"Kan kita sekarang -5,32% itu dibanding negara lain yang lebih dalam, ya itu kita bisa meningkat jauh lebih dekat dibandingkan kalau kita negatifnya double digit. Namun tetap kita waspadanya itu faktor yang mendukung pemulihan itu. Melalui budget pemerintah, ya masyarakat, ya investasi, jadi kita tetap akan berkomunikasi mengenai hal itu," tutupnya.



Simak Video "Sri Mulyani Pastikan Ekonomi Q3 RI Negatif"
[Gambas:Video 20detik]
(das/eds)