Mantap! Double Track KA Lintas Selatan Jawa Sudah Tersambung 550 KM

Vadhia Lidyana - detikFinance
Kamis, 08 Okt 2020 13:39 WIB
Pembangunan proyek double-double track (DDT) ditargetkan rampung tahun 2021. Proyek itu meliputi segmen Cakung-Bekasi dan Manggarai-Jatinegara.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Jalur ganda atau double track Kereta Api (KA) lintas Selatan Jawa sudah tersambung dengan panjang hingga 550 kilometer (Km). Jalur tersebut meliputi Cirebon - Purwokerto - Kroya - Yogyakarta - Solo - Madiun - Jombang.

Proyek ini sudah dibangun pemerintah sejak tahun 2015, melanjutkan proyek double track KA jalur Utara Jawa yang sudah selesai sejak tahun 2014. Double track lintas selatan ini juga mencakup 3 terowongan KA.

"Lintas ini menjadi sutai lintas yang penting bagi masyarakat di Jawa. Kalau kita lihat lagi ada 3 terowongan yang secara impresif bisa dibangun anak bangsa. Ada Terowongan Notog, Terowongan Kebasen, dan Terowongan Ijo," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam Soft Launching Pengoperasian Parsial Jalur Ganda Lintas Selatan Jawa di Stasiun Solo Balapan yang disiarkan virtual, Kamis (8/10/2020).

Ke depannya, pemerintah juga masih memiliki pekerjaan rumah (PR) yakni penyelesaian double track antara Jombang - Mojokerto - Wonokromo sepanjang 65 Km. Proyek itu ditargetkan rampung 1-2 tahun ke depan.

Jika sudah selesai, maka double track KA lintas selatan Jawa akan membentang hingga 694 Km mulai dari Cirebon - Prupuk - Purwokerto - Kroya - Gembong Kutoarjo - Ygoyakarta - Solo - Kedung Banteng - Madiun - Jombang - Mojokerto - Wonokromo - sampai Surabaya.

"Dengan selesainya Jalur Ganda KA lintas selatan Jawa nantinya akan menyambungkan 3 kota aglomerasi besar yaitu Jabodetabek - Joglosemar - Gerbangkertasusila," jelas Budi.

Dana pembangunan Jalur Ganda KA Lintas Selatan Jawa bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan kontrak multiyears yang dimulai sejak tahun 2013. Selain itu, alokasi anggaran pembangunan infrastruktur perkeretaapian menjadi yang terbesar dalam dua tahun terakhir yaitu sekitar Rp 17 triliun pada tahun anggaran 2019 dan sekitar Rp 10 triliun pada tahun anggaran 2020.

Menurut Budi, sejak dibangun dari tahun 2019, proyek double track KA lintas selatan Jawa ini telah meningkatkan jumlah perjalanan.

Dan bayangkan jika tahun 2015 KA per hari hanya 172 perjalanan,sekarang, sudah menjadi 291 perjalanan. Artinya mendekati 2 kali lipat. Dan kapasitasnya meningkat, dan keselamatan sangat terjamin," pungkas Budi.

(fdl/fdl)