Daftar Tol Baru yang Mau Digeber Mulai 2021

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 11 Nov 2020 06:17 WIB
Presiden Joko Widodo meresmikan jalan tol pertama di Provinsi Riau yakni Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 kilometer, pada Jumat (25/9).
Foto: Dok. Hutama Karya

Dirjen Bina Marga Hedy Rahadian mengatakan sebagian besar rencana pembangunan tol yang ditargetkan akan menggunakan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha alias KPBU.

"Sudah kami susun rencananya dan backbone jalan bebas hambatan ini yang sebagian besar akan dilakukan menggunakan KPBU jadi akan menjadi jalan tol. Jadi ini kami sampaikan rencana program jalan tol kita dalam rencana kami adalah 18,8 ribu kilometer," ungkap Hedy dalam rapat kerja bersama DPR yang disiarkan pada akun Facebook Komisi V DPR, Senin (14/9/2020).

Hedy menjelaskan alasan pemerintah membangun jalan tol untuk mengejar target konektivitas. Targetnya dengan ada jalan tol kecepatan perjalanan bisa mencapai 100 kilometer per 1,5 jam.

"Kami sudah membuat rencana umum jalan bebas hambatan dalam horizon yang bisa kami prediksikan. Kenapa kita perlu merancang jalan bebas hambatan ini, karena untuk mencapai target konektivitas 1,5 jam per 100 kilometer," ujar Hedy.

Dalam bahan paparan Hedy, disebutkan pemerintah menargetkan pembangunan jalan tol sepanjang 18.850 kilometer. Lalu, 2.166 kilometer di antaranya sudah beroperasi.

Kemudian, sekitar 2.000 kilometer lagi sedang disiapkan pengadaan tanahnya dan ada juga yang sudah masuk tahap konstruksi. Sementara sisanya, atau sekitar 14.500 kilometer lagi sedang dalam tahap perencanaan.

Masih dalam bahan paparannya, dalam rencana jangka pendek, atau tepatnya pada tahun 2020 hingga 2024, pemerintah menargetkan akan ada 2.724 kilometer tol yang beroperasi. Hingga kini baru ada 72,8 kilometer yang beroperasi.



Simak Video "Melihat Tol Serpong-Cinere & Cengkareng-Kunciran yang Baru Diresmikan"
[Gambas:Video 20detik]

(toy/zlf)