Di Tengah Pandemi, PTPP Kantongi Kontrak Proyek Baru Rp 17 T

Danang Sugianto - detikFinance
Selasa, 24 Nov 2020 20:59 WIB
Anak perusahaan dari PT PP Tbk (PTPP), PT PP Precast baru memproduksi beton pra cetak dan tiang pancang selama 5 bulan. Hingga sekarang perusahaan tersebut telah mendapatkan kontrak senilai Rp 500 miliar untuk memproduksi tiang pancang. Kita intip pabriknya yuk.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Perusahaan konstruksi sepertinya masih memiliki peluang untuk mengantongi kontrak-kontrak baru meski di tahun pandemi COVID-19. PT PP (Persero) Tbk (PTPP) misalnya, tercatat perolehan kontrak baru sampai dengan minggu ketiga November mencapai Rp 17,42 triliun.

"Perseroan berhasil membukukan kontrak baru sebesar Rp17,42 triliun sampai dengan pekan ketiga November 2020. Pekan lalu, Perseroan telah melakukan penandatanganan proyek-proyek baru yang berhasil diraih oleh perseroan, yaitu penandatanganan pembangunan Smelter Feronikel Kolaka Jalur 2,5,6 sebesar Rp 3,23 triliun dan Pekerjaan Fasilitas Sisi Udara Bandara Siboru Fak Fak sebesar Rp 364 miliar. Perseroan masih terus mengejar perolehan kontrak baru di tahun ini untuk mencapai target yang telah ditetapkan," ujar Direktur Utama PTPP Novel Arsyad dalam keterangan tertulis, Selasa (24/11/2020).

Novel menjelaskan proyek yang berhasil diraih perseroan sampai dengan pekan ketiga November 2020 antara lain Smelter Feronikel Kolaka Jalur 2,5,6 sebesar Rp3,23 triliun, RDMP JO sebesar Rp 1,80 triliun, SPAM Pekanbaru-Kampar sebesar Rp 1,26 triliun, Bogor Heritage Apartment sebesar Rp 1,17 triliun.

Lalu ada proyek Sirkuit Mandalika sebesar Rp 817 miliar, Sport Centre Banten Rp 794 miliar, SGAR Alumina Rp 660 miliar, RDMP Reguler Rp 576 miliar, Jalan Kendari-Toronipa Rp 412 miliar, Bendungan Tiu Suntuk Paket II Rp 304 miliar, dsb.

Sampai dengan minggu ketiga November 2020, perolehan kontrak baru berdasarkan jenis atau tipe pekerjaan, yaitu Gedung sebesar 26,18%, Industri sebesar 22,98%, Oil & Gas sebesar 15,32%, Jalan & Jembatan sebesar 14,10%, Irigasi sebesar 9,73%, Power Plant sebesar 6,47%, Dam sebesar 2,36%, Airport sebesar 2,09%, dan Railway sebesar 0,78%.

(das/zlf)