Perlintasan Sebidang Palmerah Ditutup buat Minimalisir Kecelakaan

Hendra Kusuma - detikFinance
Sabtu, 28 Nov 2020 17:30 WIB
Perlintasan sebidang kereta api di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat rencananya akan segera ditutup. Hal ini karena perlintasan tersebut dianggap berbahaya.
Ilustrasi/Foto: Abraham Arthemius
Jakarta -

Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta mengungkapkan beberapa tujuan penutupan perlintasan sebidang di Stasiun Palmerah, Jakarta Selatan. Salah satu tujuannya agar menghilangkan pelanggaran lalu lintas yang kerap terjadi di perlintasan tersebut.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat dihubungi detikcom, Jakarta, Sabtu (28/11/2020). Dia mengatakan penutupan perlintasan sebidang ini bagian dari penataan kawasan stasiun tahap 2 di Stasiun Palmerah.

"Meningkatkan keselamatan pengguna jalan baik kendaraan bermotor maupun keselamatan perjalanan kereta api," kata Syafrin.

"Dengan penutupan perlintasan ini akan menghilangkan pelanggaran dengan menerobos perlintasan kereta api yang sering dilakukan oleh kendaraan bermotor sehingga berpotensi timbulnya kecelakaan," tambahnya.

Selain menghilangkan pelanggaran lalu lintas di wilayah tersebut, Syafrin mengatakan keputusan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kelancaran lalu lintas jalan. Kawasan Stasiun Palmerah sendiri terkenal sering macet.

"Meningkatkan Kinerja lalu lintas jalan akibat adanya pengaturan lalu lintas dengan Alat pengatur Isyarat Lalu lintas (APILL) di Perlintasan sebidang menyebabkan adanya tundaan yang menyebabkan kemacetan," ujarnya.

Tidak hanya itu, dikatakan Syafrin, penutupan perlintasan sebidang juga demi keteraturan dan ketertiban di kawasan. Stasiun Palmerah.

"Terjadinya integrasi antara KRL dan angkutan lanjutan di kawasan Stasiun Palmerah, sehingga terjadi pergerakan menerus dari pengguna angkutan umum baik pengguna KRL ke angkutan lanjutan maupun sebaliknya, dengan demikian akan tercipta keteraturan dan ketertiban di kawasan Stasiun Palmerah," ungkapnya.

(hek/eds)