2 Bendungan Pengendali Banjir Jakarta Rampung 2021

Soraya Novika - detikFinance
Rabu, 09 Des 2020 12:51 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)  membangun dua bendungan sebagai penangkal banjir Jakarta, berlokasi di hulu Sungai Ciliwung, Bogor. Salah satunya bendungan Sukamahi. Intip yuk proyeknya.
Foto: Istimewa/PT Wijaya Karya
Jakarta -

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane tengah menyelesaikan pembangunan dua bendungan kering (dry dam) pengendali banjir (flood control) Jakarta. Kedua bendungan yang dimaksud adalah Bendungan Sukamahi dan Ciawi di Kabupaten Bogor. Pembangunan kedua bendungan itu ditarget rampung sesuai kontrak kerja yakni pada tahun 2021 mendatang.

Pembangunan kedua bendungan itu memang merupakan bagian dari upaya Pemerintah dalam mengurangi kerentanan kawasan metropolitan Jakarta dari bencana banjir.

"Sebagai bendungan kering maka pengoperasiannya akan berbeda dengan bendungan lain, di mana kedua bendungan ini baru akan digenangi air pada musim hujan. Sementara pada musim kemarau bendungan ini kering. Bendungan Kering di Ciawi dan Sukamahi merupakan yang pertama kalinya dibangun di Indonesia. Kedua bendungan ini bukan untuk keperluan irigasi atau air baku, namun untuk meningkatkan kapasitas pengendalian banjir," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam rilis resmi yang diterima detikcom, Rabu (9/12/2020).

Untuk diketahui, pembangunan Bendungan Sukamahi sudah direncanakan sejak tahun 1990-an, namun baru mulai dibangun tahun 2017 dan progresnya saat ini sudah mencapai 60%. Sedangkan, progres lahan yang sudah bebas telah mencapai 40,86 hektare atau 92,67% dari kebutuhan 46,7 hektare.

Pekerjaan berjalan kini meliputi galian tubuh bendungan, grouting tubuh bendungan, bangunan pelimpah (clearing dan pengecoran), pekerjaan hidromekanikal, pembangunan fasilitas umum (gardu pandang, masjid, gudang, landscaping), dan clearing area lahan.

Kontrak pembangunan Bendungan Sukamahi senilai Rp 447,39 miliar ditandatangani pada 20 Desember 2016 dengan kotraktor PT. Wijaya Karya-Basuki KSO. Bendungan Sukamahi memiliki daya tampung 1,68 juta meter kubik dan luas area genangan 5,23 hektare.

Sementara, progres konstruksi Bendungan Ciawi saat ini sudah sebesar 73%. Progres konstruksi bendungan ini lebih cepat dari rencana sebesar 71,5%. Kontrak pekerjaan Bendungan Ciawi ditandatangani pada 23 November 2016 dengan kontraktor pelaksana PT. Brantas Abipraya dan PT. Sacna. Pembangunannya telah dimulai sejak 2 Desember 2016 lalu.

Lanjut ke halaman berikutnya>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2