BUMN Karya Teken Kontrak Proyek Kementerian PUPR Rp 388 M

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Jumat, 11 Des 2020 06:30 WIB
Direktur Operasional II Waskita Karya (Persero) Bambang Rianto
Bambang Rianto/Foto: Hanif Mustafad - detik.com
Jakarta -

PT Waskita Karya (Persero) Tbk menandatangani dua kontrak perjanjian jasa konstruksi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Kedua proyek tersebut adalah Pengamanan Pantai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung Paket 1 di Kabupaten Pandeglang dan Kontrak Pekerjaan untuk Rehabilitasi Irigasi D.I. Ciliman di Provinsi Banten.

Proyek pembangunan Pengamanan Pantai KEK Tanjung Lesung Paket 1 diperoleh Waskita dengan nilai kontrak Rp 249 miliar dan Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan 1.080 hari sejak SPMK. Abrasi yang terjadi di Pantai KEK Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, sudah lama berlangsung sehingga menimbulkan kondisi pantai yang kritis.

Selanjutnya adalah proyek pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Ciliman Kabupaten Pandeglang Banten senilai Rp 139 miliar. Proyek ini merupakan pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi sehingga tercapai pendistribusian air yang merata kepada masyarakat. Pekerjaan tersebut diharapkan dapat mengembalikan dan memaksimalkan manfaat infrastruktur pengairan untuk warga di sekitar sungai Ciliman.

"Pembangunan Pengamanan Pantai KEK Tanjung Lesung ditujukan untuk melindungi garis pantai di sekitar KEK dari ancaman abrasi dan erosi yang mengancam berbagai sarana dan prasarana umum antara lain pemukiman, jalan raya, fasilitas umum, dan perekonomian wisata setempat" tutur Direktur Operasi II Waskita Karya Bambang Rianto, Jumat (11/12/2020).

Sebelumnya Waskita Karya juga telah mendapatkan kontrak proyek Twin Tower Makassar sebesar Rp 1,9 triliun. Waskita pun terus berusaha mendapatkan proyek-proyek baru dan manajemen terus berusaha untuk mencapai target nilai kontrak baru sebesar Rp 26 triliun dengan tetap focus pada proyek-proyek infrastruktur konektivitas.

(ara/ara)