Prediksi Lonjakan Penumpang di YIA Saat Libur Nataru

Jauh Hari Wawan - detikFinance
Rabu, 16 Des 2020 13:53 WIB
Beroperasinya Yogyakarta International Airport (YIA) belum dibarengi dengan jadwal penerbangan internasional, sehingga penerbangan internasional dapat tersedia tahun depan.
Foto: Pradito Rida Pertana
Yogyakarta -

Otoritas Yogyakarta International Airport (YIA) atau Bandara Kulon Progo memprediksi akan ada peningkatan jumlah penumpang, terutama saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). PTS General Manager YIA Bambang Triyono memperkirakan peningkatan itu bisa mencapai 25 persen.

Bambang mengatakan saat ini pergerakan penumpang di YIA berkisar 4.000 orang per hari. Memasuki Desember 2020, jumlahnya naik hingga 8.000 penumpang per hari.

"Rata-rata di YIA itu sehari rata-rata 4000 orang per hari. Masuk Desember jumlahnya naik jadi 8000 orang per hari. Prediksi kami sekitar 25 persen (kenaikan)," ucap Bambang saat dihubungi wartawan, Rabu (16/12/2020).

Ia menjelaskan, saat libur Nataru peningkatan penumpang di YIA bukan hanya saat kedatangan. Dia memprediksi saat arus balik juga terjadi peningkatan.

"Arus kedatangan biasanya meningkat di hari Jumat dan arus balik Minggu. Mungkin nanti di masa Nataru saat awal liburan ada peningkatan dan saat arus balik di akhir liburan juga meningkat," terang Bambang.

Dengan asumsi itu, Bambang memperkirakan jumlah penumpang yang datang dan pergi selama Nataru sekitar 10.000 orang.

"Prediksinya ada 10 ribu orang saat Nataru dan di YIA ini cukup untuk menampung itu," sebutnya.

Lebih lanjut, Bambang mengatakan sampai saat ini belum ada tambahan penerbangan saat Nataru.

"Belum ada ekstra flight, tapi kami tetap siap. Di YIA slot penerbangan sangat longgar," terangnya.

Diketahui saat ini jumlah penerbangan di YIA mencapai 45 penerbangan per hari. Jumlah itu bisa bertambah jika memasuki masa liburan atau akhir pekan. Soal pencegahan COVID-19, Bambang memastikan semua sudah siap. Ia juga telah berkomunikasi dengan seluruh stakeholder agar bersiap menyambut kedatangan penumpang.

"Pelaksanaannya nanti tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19," pungkas Bambang.

(hns/hns)