Kaleidoskop 2020

Sederet Mega Proyek Jokowi yang Diresmikan Tahun Ini

Soraya Novika - detikFinance
Senin, 28 Des 2020 16:07 WIB
Proyek strategis nasional (psn) presiden jokowi
Foto: Pool
Jakarta -

Pandemi COVID-19 tak bisa dipungkiri memberi dampak negatif bagi nyaris seluruh sektor yang ada. Meski begitu, beberapa proyek strategis nasional (PSN) berhasil dirampungkan selama masa pandemi ini.

Sepanjang 2020 ini, pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mampu menyelesaikan sekitar 11 PSN dari total target yang tertuang dalam Perpres No.109 Tahun 2020.

Apa saja mega proyek yang rampung selama masa pandemi itu? Cek Kaleidoskop 2020 berikut yang dirangkum detikcom:

1. Jalan Tol Pandaan Malang

Tol Pandaan Malang memiliki panjang ruas jalan hingga 38,48 km dengan nilai investasi Rp 5,97 triliun. Tol ini terdiri dari 5 seksi yaitu Seksi I Pandaan-Purwodadi sepanjang 15,475 km, Seksi II Purwodadi-Lawang sepanjang 8,050 km, Seksi III Lawang-Singosari sepanjang 7,1 km, Seksi IV Singosari-Pakis sepanjang 4,75 km dan Seksi V Pakis-Malang sepanjang 3,113 km.

Seluruh seksi dari tol ini kini sudah beroperasi sepenuhnya. Tol yang dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasamarga Pandaan-Malang ini masuk dalam jaringan Trans Jawa.

Tol ini sebelumnya ramai diperbincangkan karena pada salah satu seksinya (seksi 5) yang dikerjakan terdapat situs bersejarah, yakni Situs Sekaran.

Situs Sekaran diyakini sebagai bangunan suci yang menghadap Gunung Semeru. Pada masanya situs Sekaran disebut sebagai bangunan megah seperti Candi, sebelum akhirnya runtuh karena adanya perkampungan di sekitar lokasi situs. Upaya penyelamatan kini tengah dilakukan oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur.

Temuan situs Sekaran juga dikatakan sebagai penemuan terbesar tahun 2019. Keberadaannya juga menjadi bahan literasi baru kejayaan masa lampau. Pasca ekskavasi, pengelolaan situs akan diserahkan kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang.

2. Jalan Tol Pekanbaru-Kandis-Dumai (Tol Permai)

Tol sepanjang 131,5 km ini baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) per 25 September 2020 lalu. Jalan bebas hambatan yang diresmikan merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JJTS) dengan total 2.769 km.

Tol Permai terdiri dari 6 (enam seksi) yaitu Seksi 1 Pekanbaru - Minas (9,5 km), Seksi 2 Minas - Kandis Selatan (24,1 km), Seksi 3 Kandis Selatan - Kandis Utara (16,9 km), Seksi 4 Kandis Utara - Duri Selatan (26,5 km), Seksi 5 Duri Selatan - Duri Utara (29,54 km), dan Seksi 6 Duri Utara - Dumai (25,05 km). Tol ini juga akan dilengkapi dengan 10 tempat istirahat dan pelayanan (TIP), 5 TIP arah Kota Pekanbaru dan 5 TIP lainnya arah Kota Dumai.

TIP ini terbagi menjadi 2 tipe yakni Tipe A yang terletak di Seksi 2 (Minas - Kandis Selatan) KM 14,5 dan Seksi 3 (Kandis Selatan - Kandis Utara) KM 45. Sedangkan TIP Tipe B terletak di Seksi 4 (Kandis Utara - Duri Selatan) KM 64, Seksi 5 (Duri Selatan - Duri Utara) KM 82 dan Seksi 6 (Duri Utara - Dumai) KM 13.

Adapun nilai investasi untuk pembangunan proyek ini mencapai Rp 16,21 triliun.

3. Bandar Udara Baru Yogyakarta - Kulon Progo

Yogyakarta International Airport (YIA) diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 28 Agustus 2020.

Pengerjaan proyek yang memiliki nilai kontrak sebesar Rp. 6,98 triliun ini terbilang singkat. Menurut Jokowi kecepatan proses pembangunan bandara ini hanya membutuhkan waktu 20 bulan.

Padahal luas terminal bandara ini 14 kali lebih besar dibandingkan bandara Adisutjipto. Dengan total luas sekiatar 219.000 meter persegi bandara ini disebut-sebut mampu menampung hingga 20 juta orang.

4. Light Rail Transit (LRT) Provinsi Sumatera Selatan (Metro Palembang)

Proyek dengan nilai investasi Rp 12,5 triliun ini sudah mulai beroperasi sejak Agustus 2018 lalu. Bahkan sempat dipakai untuk menunjang mobilitas penonton dan atlet pada Pesta Olahraga Asia Asean Games 2018.

Setelah 2 tahun beroperasi, tercatat 5,1 juta penumpang telah diangkut oleh moda transportasi massal tersebut. Sejak awal beroperasi, LRT ini mampu mengangkut 3.000 penumpang per hari. Jumlah penumpang terus naik menjadi 8.000 hingga 10 ribu penumpang setiap hari. Saat akhir pekan bahkan bisa mencapai 10-12 ribu orang tiap hari.

Namun, jumlah penumpang mulai turun sejak pandemi Corona merebak. PT KAI (Persero) Divre III Palembang mengungkap bahwa LRT ini pernah hanya mengangkut 400 penumpang per hari gara-gara pandemi.

Lanjut halaman berikutnya>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2