3 Fakta Perbaikan Jalan Amblas di Tol Cipali

Vadhia Lidyana - detikFinance
Kamis, 11 Feb 2021 06:48 WIB
Pekerja memeriksa kondisi jalan tol yang ambles di ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 122, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (10/2/2021). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Astra Tol Cipali akan melakukan percepatan penanganan amblesnya jalan di ruas tol Cipali KM 122 dengan membuat lajur sementara sepanjang 200 meter dengan perkiraan waktu pengerjaan selama 10 hari. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/rwa.
Foto: ANTARA FOTO/Dedhez Anggara
Jakarta -

Perbaikan jalan yang amblas di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 122 arah Jakarta telah dimulai sejak Selasa (9/2) kemarin. Amblasnya Tol Cipali disebabkan gerusan lereng badan jalan akibat tingginya intensitas hujan di Jawa Barat sehingga membuat jalan retak sepanjang 40 meter.

Perbaikan itu juga diiringi pembuatan jalan di median tol sebagai lajur cadangan yang bersifat sementara. Berikut 3 fakta terkait perbaikan Tol Cipali:

1. Tol Cipali Arah Jakarta Ditutup 1,5 Bulan

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Hedy Rahadian mengatakan pihaknya akan melakukan penanganan permanen untuk mencegah jalan Tol Cipali amblas berulang. Untuk mengerjakannya, lokasi jalan yang longsor akan ditutup selama 1,5 bulan.

"Untuk penanganan permanen lebih lanjut, lokasi jalan yang longsor akan ditutup selama 1,5 bulan untuk dilakukan perbaikan dengan menggunakan bore pile untuk menahan longsor," ujar Hedy dalam keterangan tertulis yang dikutip detikcom, Rabu (10/2/2021).

Selain itu, pihaknya juga melakukan pemasangan sheet pile di sisi median untuk proteksi lajur A (dari arah Jakarta menuju arah Semarang) dan juga untuk proteksi potensi gerakan di lokasi sliding," imbuhnya.

Lebih lanjut Hedy menjelaskan, operator segera melakukan pengerukan badan jalan untuk persiapan perbaikan dan pemasangan bore pile dan counter weight untuk pengamanan bidang gelincir yang memerlukan waktu penanganan sekitar 2-3 minggu.

2. Butuh 10 Hari Bangun Jalan Cadangan

Untuk mengurangi beban lalu lintas Tol Cipali, juga akan dibangun 2 lajur sementara di median (detour) sepanjang 200 meter dari KM 122+300 hingga KM 122+500 dengan waktu pengerjaan 10 hari.

Bersamaan dengan pembangunan lajur sementara, Hedy meminta dibuat akses (sodetan) sementara untuk menuju contraflow jalur A dalam waktu 3 hari.

"BUJT (Badan Usaha Jalan Tol) sudah menunjuk konsultan dan kontraktor. Mereka sedang menyiapkan mobile office atau kontainer dan Selasa ini mulai persiapan detour dan mobilisasi alat serta sheet pile," jelasnya.

3. Contra Flow Diperpendek

Saat ini, kendaraan yang seharusnya bisa melintas di jalan yang amblas dialihkan dengan sistem contra flow sepanjang 9 km.

Oleh sebab itu, terjadi kepadatan pada KM 126 sampai dengan KM 117.

Untuk memperlancar lalu lintas di tol tersebut, mulai hari ini, ASTRA Tol Cipali selaku BUJT akan memperpendek contra flow hingga 8 Km.

"Mulai besok rekayasa lalin contra flow akan diperpendek menjadi 1 km agar lalin lebih lancar," pungkas Direktur Operasi ASTRA Tol Cipali Agung Prasetyo dalam keterangan resminya.

Simak Video: Tol Cipali Ambles, Jalur Darurat Mulai Dibangun

[Gambas:Video 20detik]



(vdl/zlf)