Anggaran Dipangkas Rp 12 T, Menhub Andalkan SWF buat Infrastruktur

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 16 Mar 2021 16:11 WIB
Budi Karya Sumadi
Menhub Budi Karya Sumadi/Foto: Kemenhub

Soal potensi pembiayaan SWF, Budi Karya pernah mengatakan pihaknya sudah menyiapkan beberapa proyek yang berpotensi untuk dikembangkan oleh Lembaga Pengelola Investasi (LPI) Indonesia.

Dari pelabuhan saja dia mengungkapkan ada tiga pelabuhan yang akan diajukan ke LPI. Mulai dari proyek pelabuhan Garongkong hingga pengembangan riset dua pelabuhan baru di Ambon dan Palembang.

"Kemenhub dalam merespons pembentukan SWF menyiapkan beberapa proyek yang berpotensi. Kita ada pelabuhan Garongkong di Sulsel, lalu ada pelabuhan Ambon dan Palembang sedang FS," ujar Budi Karya dalam webinar bersama Balitbanghub, Rabu (3/3/2021).

Paling banyak, Budi Karya menyebutkan proyek bandara, mulai dari bandara Singkawang, beberapa bandara di Papua, bandara di Sumatera, hingga bandara di Nusa Tenggara Barat.

"Di Singkawang kita ada proyek KPBU bandara. Bandara di Papua juga ada di Fak-fak, Manokwari. Kemudian bandara Mentawai di Sumbar, lalu bandara Mandailing Natal di Sumut," sebut Budi Karya.

"Ada juga bandara di pulau Banggai Sulawesi Tengah. Lalu di Pulau Raijua di NTT yang katanya di sana pulau terindah. Ada juga bandara Kangean di Madura, bandara Weda di Malut, dan bandara Taufiq Kiemas di Lampung," lanjutnya menyebutkan.

Di kota-kota besar, Budi Karya mengatakan akan pihaknya akan mengembangkan transportasi darat dan kereta api. Di sektor transportasi darat akan ada pembangunan dan pemugaran beberapa terminal bus. Pada sektor perkeretaapian dia mengungkapkan pihaknya akan mengembangkan lebih banyak LRT dan MRT di berbagai daerah.

Halaman

(hal/ara)