3 Fakta Tol Cipali yang Disebut Anggota DPR Rusak Parah

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 17 Mar 2021 19:00 WIB
Ruas jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 122 arah Jakarta mengalami ambles. Petugas memberlakukan contraflow atau sistem lawan arus di lokasi tersebut.
Foto: Dian Firmansyah
Jakarta -

Tol Cikopo-Palimanan kembali disorot. Anggota Komisi V Fraksi Gerindra Novita Wijayanti menyebut tol ini sudah parah. Berikut fakta soal Tol Cipali:

1. Disebut Sudah Parah

Anggota Komisi V Fraksi Gerindra Novita Wijayanti meminta agar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memperbaiki Tol CIpali. Sebab, kondisinya tol rusak dan perlu perbaikan.

Apalagi, tol tersebut dibutuhkan untuk menyambut mudik Hari Raya Idul Fitri.

"Tentang alur mudik, biasa saya akan curhat Cipali, ada Pak Danang, Pak Hedi, itu jalannya selain di tolnya sendiri sudah parah. Tapi setelah tol menuju Purwokerto, Bumi Ayunya itu bukan parah lagi itu buyutnya parah, mobil itu seperti kemarin ban pada pecah, rusak sekali itu solusinya di jalannya dan mengenai muatannya nanti di Dirjen Darat," katanya saat rapat dengan Menteri PUPR, Rabu (17/3/2021).

2. Sempat Amblas

Tol Cipali sempat amblas belum lama ini. Penanganan tol tersebut ditarget rampung pada April 2021.

"Penanganan permanen longsor itu sendiri ditargetkan akan selesai pada April 2021 ini," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

3. Sudah Tak Ada Contra Flow

Tol ini amblas pada 8 Februari 2021 lalu. Selanjutnya, dilakukan penanganan darurat dengan membuat jalur sementara dengan panjang 400 meter.

Jalur tersebut pun bisa dilalui tanpa contra flow pada tanggal 20 Februari lalu.

"Penanganan darurat berupa pekerjaan jalur sementara untuk pelebaran di median jalannya. Kita bikin jalur sementara sepanjang 400 meter dan dapat dilalui kendaraan pada tanggal 20 Februari jadi sudah tidak ada contra flow lagi," kata Basuki.

(acd/zlf)