Melihat Penampakan Gerbang Tol Bayar Tanpa Setop di Semanggi

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 23 Mar 2021 08:24 WIB
Jakarta -

PT Jasa Marga (Persero) Tbk tengah melakukan uji coba sistem bayar tol tanpa setop atau tanpa sentuh berbasis Radio Frequency Identification (RFID) di sejumlah gerbang tol. Salah satu lokasi uji coba ialah Gerbang Tol Semanggi 1.

Dari pantauan detikcom di lokasi, Selasa (23/3/2021), gerbang tol ini terpantau lengang sekitar pukul 7.30 WIB. Di gerbang ini, pihak pengelola tol telah menyediakan lajur khusus pengguna uang elektronik, Flo dan LinkAja.

Salah satu lokasi uji coba RFID di Gerbang Tol Semanggi 1.Salah satu lokasi uji coba RFID di Gerbang Tol Semanggi 1. Foto: Achmad Dwi Afriyadi

Flo atau Let it Flo sendiri merupakan aplikasi penbayaran tol berbasis server dan teknologi RFID. Untuk memakai Flo, pengguna mesti memiliki stiker RFID di mana saldo transaksi pembayaran tol dapat di monitor melalui aplikasi ini.

Untuk memakainya, stiker RFID mesti disinkronkan dengan aplikasi FLO dengan cara melakukan registrasi pada aplikasi tersebut. Untuk menggunakannya, pengguna juga mesti melakukan top up saldo Flo melalui ATM bank, e-banking serta mitra yang ditunjuk.

Dengan kata lain, Flo merupakan aplikasi yang digunakan untuk mendukung sistem transaksi tol tanpa sentuh tersebut.

Meski demikian, belum tampak kendaraan yang memanfaatkan layanan ini. Dari pantauan, sejumlah kendaraan masih berhenti untuk melakukan transaksi tol.

Pihak Jasa Marga sendiri memang belum membuka layanan ini untuk umum. Uji coba masih dilakukan secara terbatas pada kalangan tertentu, dan juga bekerja sama dengan pengguna eksternal. Di antaranya ada beberapa BUMN dan beberapa komunitas otomotif yang mendapatkan stiker RFID tersebut dan sudah memasangkannya di mobil. Sehingga, mereka bisa menguji coba membayar tol tanpa setop.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru menjelaskan selain pihak yang sudah ditetapkan untuk uji coba, pihaknya belum bisa menyediakan stiker untuk masyarakat umum yang mau ikut uji coba tersebut.

"Ini belum bisa untuk umum, belum bisa pada saat ini," ungkap Dwimawan kepada detikcom, kemarin (22/3/2021).

(acd/eds)