Anggota Komisi V Cecar Kertajati Sepi, Kemenhub Tetap Pede bakal Ramai

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 06 Apr 2021 14:14 WIB
Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, Majalengka, masih terus menjadi pembahasan banyak orang karena kondisinya yang sepi. Begini penampakan sepinya bandara tersebut.
Foto: Bima Bagaskara
Jakarta -

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Golkar Bambang Hermanto mengaku heran dengan kajian awal Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Pasalnya, sejak dioperasikan bandara itu masih sepi.

Hal itu ditanyakannya saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub. Sepinya Bandara Kertajati disebut sudah terjadi sejak sebelum ada pandemi COVID-19.

"Terkait Bandara Kertajati sampai hari ini saya belum melihat ada aktivitas. Bandara ini dulu kajiannya seperti apa? Kok sampai hari ini (masih sepi) sudah berapa tahun lamanya sebelum pandemi," kata Bambang, Selasa (6/4/2021).

Dia pun heran dengan kabar yang beredar baru-baru ini bahwa Bandara Kertajati akan 'disulap' menjadi bengkel pesawat. Jika dilakukan tanpa kajian yang matang, hal itu disebut hanya membebankan anggaran negara.

"Ini dulu kajiannya seperti apa kok sampai hari ini bandara yang sudah siap digunakan tapi belum bisa dioperasikan? Malah saya mendengar akan dijadikan bengkel tempat perbaikan pesawat, ini kajiannya gimana. Kalau terus-terusan begini kan membebani negara," imbuhnya.

Menjawab itu, Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto tetap pede bahwa Bandara Kertajati suatu saat akan ramai. Katanya hal itu akan terjadi setelah Tol Cisumdawu selesai dibangun tahun ini.

"Key success-nya memang pada tol. Kami yakin kalau Cisumdawu sudah terkoneksi dengan Bandara Kertajati maka kami sepenuhnya yakin itu akan menjadi suatu bandara yang cukup bisa dibanggakan oleh bapak/Ibu sekalian, utamanya masyarakat yang ada di Jawa Barat," tuturnya.

Novie menegaskan bahwa Bandara Kertajati tidak hanya akan menjadi bengkel pesawat seperti yang ramai belakangan ini. Dia akan mengoptimalkan fungsi bandara itu dengan menjadikan tempat untuk berangkat haji dan umroh, hingga menjadikan angkutan yang terhubung dengan Pelabuhan Patimban.

"Memang banyak ditulis itu hanya digunakan untuk bengkel, ini kayaknya meremehkan, tidak seperti itu ya," tegasnya.

Simak juga video 'Long Weekend Libur Paskah, Bandara Ngurah Rai Layani 47.581 Penumpang':

[Gambas:Video 20detik]



(aid/zlf)