Jangan Sampai Infrastruktur RI Mubazir, Bagaimana Caranya?

Tim Detikcom - detikFinance
Senin, 12 Apr 2021 08:30 WIB
Jembatan Lengkung Terbesar Kereta Cepat JKT-BDG Mendarat Sempurna!
Foto: Dok. Instagram Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) diingatkan agar pembangunan infrastruktur yang dikebut sedemikian rupa tak menjadi mubazir, atau tak memberikan manfaat yang optimal. Infrastruktur yang banyak dibangun meliputi jalan tol, pelabuhan, bandar udara (bandara), jembatan, bendungan, hingga lumbung pangan.

Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Andi Rukman N Karumpa, pembangunan infrastruktur bisa menjadi mubazir apabila tak dimanfaatkan dengan baik.

"Ya mubazir, bikin jalan nggak dimanfaatkan karena tidak tumbuh sentra-sentra ekonomi di antara infrastruktur yang harganya triliunan itu," tegas Andi kepada tim Blak-blakan detikcom, Kamis (8/4/2021).

Maka dari itu, Andi mengatakan pentingnya membangun sentra-sentra ekonomi di sekitar infrastruktur yang sudah dibangun dan menghidupkan. Hasilnya, proyek yang telah dikerjakan pun tidak sia-sia, dan bisa memberikan multiplier effect bagi masyarakat.

"Saya tidak ingin mengatakan pemerintah tidak punya master plan yang bagus, tidak punya perencanaan yang baik. Karena maksud saya kita menikmati infrastruktur yang ada saat ini. Ini pencapaian yang luar biasa. Tinggal bagaimana jalan tol yang dibangun itu menjadi multiplier effect bagi masyarakat sekitarnya," terang dia.

Ke depannya, ia berharap proyek yang diberikan BUMN kepada vendor lokal harus dilengkapi dengan perencanaan matang, sehingga bisa memberikan manfaat, dan perusahaan pun memperoleh pemasukan untuk melunasi pembayaran ke vendor lokal.

"Kalau ini jalan, multiplier effect ke pengusaha lokal ini sangat baik. Tapi lagi-lagi kami berharap siapapun partner BUMN yang terlibat supaya memperhatikan pembayaran ke teman-teman pengusaha agar tidak terlambat bayarnya," tandasnya.

Benarkah infrastruktur yang sudah dibangun Jokowi mubazir? Baca selengkapnya di halaman selanjutnya.