Jokowi Happy Lihat Progres Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Yudha Maulana - detikFinance
Kamis, 20 Mei 2021 16:16 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) berbincang dengan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (kedua kanan), Menkeu Sri Mulyani (kedua kiri) Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kanan) dan perwakilan PT KCIC saat meninjau pembangunan tunnel proyek kereta cepat di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (18/5/2021). Kereta cepat Jakarta - Bandung ditargetkan dapat beroperasi pada akhir 2022. ANTARA FOTO/HO/Setpres-Kris/wpa/foc.
Foto: ANTARA FOTO/LUKAS
Bandung -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan progres Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) telah rampung 73 persen. Ia berharap pada semester kedua 2022 rel sudah terpasang dan bisa mengangkut penumpang pertama.

"Progres sudah 73 persen. Diharapkan awal tahun depan rel sudah dipasang, dan diharapkan semester dua tahun depan (2022) penumpang pertama sudah bisa diangkut. Presiden Jokowi sangat gembira melihat progresnya," ujar Ridwan Kamil di Hotel Aryaduta, Kota Bandung, Kamis (20/5/2021).

Sehari sebelumnya, Ridwan Kamil mendampingi Jokowi saat melihat progres pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) di KM 4 Tol Jakarta-Cikampek pada Rabu (19/5). Keduanya meninjau salah satu terowongan dari 13 terowongan yang dibangun dengan teknologi, yang lebih canggih dibandingkan MRT dan bahkan se-ASEAN.

"Bahkan ada terowongan terpanjang di Indonesia 4,2 KM. Mudah-mudahan, mohon doanya infrastruktur yang besar dan mahal ini bisa selesai, sehingga kita bisa bangga dan naiklah pertumbuhan ekonomi di Jabar," ujar sosok yang akrab disapa Kang Emil itu.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi sinyal proyek kereta cepat sampai Surabaya. Hal itu tersebut ia sampaikan saat meninjau proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung.

Jokowi berharap, proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung dapat memberikan transfer teknologi. Kemudian, SDM Indonesia mampu menangkap dan mengambil ilmu dari pembangunan kereta cepat ini.

Jokowi selanjutnya menyinggung soal kereta cepat sampai Surabaya. "Dan kita harapkan nanti apabila sudah diputuskan akan diperpanjang sampai ke Surabaya, kesiapan SDM-SDM kita sudah memiliki pengalaman yang Jakarta-Bandung," kata Jokowi seperti dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (18/3/2021).

(yum/hns)