Xi Jinping dan Jokowi Bakal Jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 07 Jun 2021 12:17 WIB
Jokowi - Xi Jinping KTT APEC
Jokowi - Xi Jinping KTT APEC 2018/Foto: Dok Kemenpar
Jakarta -

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung ditargetkan rampung akhir 2022. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menargetkan tahap uji coba dilakukan pada November 2022. Rupanya Presiden China Xi Jinping dikabarkan akan ikut menjajal kereta cepat bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Mengenai informasi atau berita terkait rencana diagendakan Presiden Jokowi mengajak Presiden China saat uji coba ini memang masih dibahas di level tingkat kepala negara. Tetapi kalau memang ditugaskan nantinya uji cobanya akan ada Presiden RI dan China, kita siap saja," jelas General Manager Corporate Secretary KCIC, Mirza Soraya, kepada detikcom, Minggu (7/6/2021).

Perlu diketahui, pada November 2022 Indonesia akan menjadi tuan rumah acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) negara G20. Penyelenggaraan KTT G20 akan dihadiri oleh negara-negara maju seperti China, Amerika Serikat (AS), Uni Eropa, Inggris, Jerman, Prancis, Arab Saudi, Jepang, Rusia, dan lainnya

Mirza menyampaikan saat ini semua proses uji coba sedang dipersiapkan. Progres pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung sudah mencapai 74% per Mei 2021.

"Seperti yang sudah informasikan di akhir bulan Mei 2021 pada minggu keempat, progresnya sudah 74%. Kemudian sebetulnya itu akumulasi dari semua progres pembangunan, termasuk line track, stasiun, pembangunan fasilitas penunjang sistem perkeretaan lainnya," jelasnya.

Mirza juga mengungkap untuk progres yang belum selesai, mulai dari rel, pembangunan fasilitas, pembangunan gedung operation, maintenance, hingga masih mempersiapkan progres non-fisik seperti sumber daya manusia (SDM), dan standard operating procedure (SOP).

"Saat ini yang masih dalam tahap penyelesaian, salah satunya menggelar semua rel, saat ini rel yang tersambung sepanjang 25 km atau 50-52 batang rel. Namun itu bukan terpasang di atas girder, hanya baru tersambung relnya. kemudian, pembangunan fasilitas yang di Depo Tegalluar itu yang paling banyak, buat bangunan operation-nya, bangunan maintenance-nya itu harus dipasang juga, peralatan untuk maintenance, harus di pasang di gedungnya. Selain itu, progres non fisiknya SDM, dan SOP-SOP-nya," turunya.

Mirza menyebut, setelah uji coba di November 2022, pada 2023 Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan beroperasi secara komersial.

"Commercial Operation Date-nya itu Desember maka pada 2023 harus sudah beroperasi secara komersial," pungkasnya.

KCIC merupakan perusahaan patungan antara konsorsium BUMN yang bernama PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dan konsorsium perusahaan China di bawah Beijing Yawan HSR Co. Ltd. Dengan kepemilikan Indonesia sebesar 60% dan China 40%.

Dalam konsorsium Indonesia, PT Wijaya Karya (Persero) memiliki 38% sebagai kepemilikan terbesar di PT PSBI. Sisanya dimiliki oleh PT Kereta Api (Persero) 25%, PT Perkebunan Nusantara VII 25%, dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk 12%.

(ara/ara)