Rencana Basuki 'Sulap' Bantaran Bengawan Solo Jadi Lokasi Pacaran Sehat

Ari Purnomo - detikFinance
Sabtu, 12 Jun 2021 23:23 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bareng Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka blusukan ke proyek antibanjir
Foto: Ari Purnomo/detikcom: Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bareng Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka blusukan ke proyek antibanjir
Solo -

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyampaikan ide unik dalam penataan kawasan bantaran Bengawan Solo. Selain rencana pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Solo-Sukoharjo, Basuki juga ingin agar lokasi tersebut bisa lebih terbuka dan bisa dijadikan sebagai tempat pacaran.

"Pengembangan kota itu tidak hanya sekadar fisik, makanya butuh kawasan-kawasan terbuka sehingga warganya tidak beringas. Relaks pacaran di sini tetapi pacaran yang sehat," ujar Basuki usai meninjau proyek pintu air Demangan, Sabtu (12/6/2021).

Apa yang disampaikan Basuki bukan hanya sekadar ide konyol atau candaan semata. Melainkan, perencanaan yang benar-benar ingin direalisasikan untuk pengembangan wilayah dan potensi wisata yang ada di Solo.

"Ini serius anak-anak muda, pacaran di tempat umum yang tidak horor, pacaran sehat," tuturnya.

Dia mencontohkan, perubahan yang sudah terjadi di kawasan simpang lima Semarang. Di mana, kondisi yang ada sekarang sudah lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya.

"Di simpang lima dulu di Semarang kan sekarang sudah beda. Dulu orang berduaan sehat, ini sama kota itu punya fasilitas itu, kalau tidak orangnya akan beringas karena tidak ada pelampiasan jiwa," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyambut baik dengan adanya ide untuk penataan kawasan bantaran Bengawan Solo.

Terlebih, nantinya pintu air Demangan yang lama akan dijadikan heritage karena merupakan bangunan cagar budaya peninggalan Belanda.

"Demangan pintu lama dipertahankan karena itu cagar budaya. Nanti ada jogging track, kalau sudah jadi (proyek pintu air) langsung saja (dikerjakan), untuk anggarannya kalau ngisi konten di sini pakai APBD," kata Gibran.

(hns/hns)