Lengkap! Progres Terkini Proyek Tol Cisumdawu

Muhammad Iqbal - detikFinance
Jumat, 18 Jun 2021 22:34 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono cek proyek tol Cisumdawu
Foto: Muhammad Iqbal/detikcom: Menteri PUPR Basuki Hadimuljono cek proyek tol Cisumdawu
Sumedang -

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mengebut pembebasan lahan di Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan). Sebelumnya, perkembangan proyek Tol Cisumdawu terhambat karena masalah pembebasan lahan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan proyek Tol Cisumdawu terbagi dalam enam sektor pengerjaan. Sektor 1 - 3, kata Basuki, pengerjaan proyek sudah mencapai lebih dari 75 persen dan dapat dioperasikan.

"Dari 6 seksi ini, 1,2,3 sudah kita anggap selesai. Bahkan sebentar lagi akan segera beroperasi, sekarang kita upayakan untuk menyelesaikan yang 4,5 dan 6 yaitu Junction dengan Cipali. Untuk bisa nanti dihubungkan dengan Kertajati," ujar Menteri PUPR Basuki di sektor 6 Tol Cisumdawu, Desa Ujung Jaya, Sumedang, Jumat (18/6/2021).

Menurut Basuki proyek Tol Cisumdawu sempat terkendala pembebasan lahan. Namun, pihaknya memastikan pembebasan lahan dapat segera selesai di tiga sektor tersebut.

Saat ini perkembangan pembebasan lahan di seksi 1 (Cileunyi-Rancakalong) mencapai 77,42 persen, seksi 2 (Rancakalong-Sumedang) 91,99 persen, seksi 3 (Sumedang-Cimalaka) 100 persen, seksi 4 (Cimalaka-Legok) 0 persen, seksi 5 (Legok-Ujungjaya) 0 persen, seksi 6A (Ujungjaya-Dawuan) 36,83 persen dan 6B sebanyak 11,84 persen.

"Yang sektor 4,5, dan 6 ini akan kita percepat. Saya kira progres tanahnya bulan ini akan 80 persen lebih," ujar Basuki.

"Kalau proyek selalu pasti ada, tapi bukan masalah, itu adalah tantangan. Di mana-mana pembebasan lahan itu pasti ada pernak perniknya, dan itu unik, teknis pun tanah akan berbeda beda," lanjutnya.

Basuki mengatakan, bukan hanya PUPR, setiap elemen mulai bergerak untuk menyelesaikan Tol Cisumdawu. Proyek ini ditargetkan akan selesai pada Desember 2021 nanti.

"Mudah-mudahan sesuai dengan perintah presiden bisa selesai Desember 2021 ini bisa kita laksanakan," pungkasnya.

(hns/hns)