Tol Joglosemar Dinilai Atasi Ketimpangan di Utara dan Selatan Jawa

Jihaan Khoirunnisaa - detikFinance
Sabtu, 19 Jun 2021 18:33 WIB
Airlangga Hartarto
Foto: Kemenko Perekonomian
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) mengunjungi lokasi Proyek Strategis Nasional (PSN), Jalan Tol Solo Yogyakarta - Kulonprogo dan Jalan Tol Yogyakarta - Bawen, tepatnya di pintu Tol Kartosuro. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk meninjau progres pembangunan sekaligus mengingatkan protokol kesehatan kepada para pekerja proyek tol.

"Tentunya kita berharap adanya pertumbuhan dan berkembangnya kawasan akibat terbangunnya infrastruktur ini. Karena kita melihat ada ketimpangan antara infrastruktur di utara dan selatan, sehingga dengan adanya infrastruktur ini dapat menghubungkan pelabuhan-pelabuhan yang ada di utara Jawa dengan industri padat karya yang ada di selatan" ujar Airlangga dalam keterangan tertulis, Sabtu (19/6/2021).

Seperti diketahui, pemerintah tengah membangun dua Jalan Tol Solo Yogyakarta - Kulonprogo dan Jalan Tol Yogyakarta - Bawen untuk menghubungkan 3 kota besar, yakni Yogyakarta, Solo, dan Semarang yang dijuluki sebagai kawasan 'Segitiga Emas Joglosemar'.

Tol ini nantinya akan menjadi penghubung utama sehingga diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas serta memperkecil waktu tempuh. Sekaligus mendukung pertumbuhan perekonomian di wilayah-wilayah yang terkoneksi.

Kedua PSN akan terhubung dengan Jalan Tol Trans Jawa yaitu Jalan Tol Semarang - Solo. Artinya akses menuju tiga Bandar Udara besar yaitu New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulonprogo, Ahmad Yani di Semarang, dan Adi Soemarmo di Solo akan menjadi lebih cepat. Dengan begitu diharapkan dapat meningkatkan kunjungan ke objek wisata strategis seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan destinasi wisata lainnya di sekitar Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Agar pembangunan PSN dapat selesai lebih cepat, Airlangga menyebut KPPIP telah melakukan debottlenecking permasalahan-permasalahan strategis. Salah satunya dengan memprioritaskan pengadaan tanah serta berkoordinasi dengan stakeholder.

Sebagai informasi, Jalan Tol Solo - Yogyakarta - Kulonprogo terdiri dari 3 seksi, yaitu Kartosuro - Purwomartani (Seksi I), Purwomartani - Gamping (Seksi II), dan Gamping - YIA Kulonprogo (Seksi III). Proyek ini diprakarsai oleh PT Jogjasolo Marga Makmur dan sudah mulai dikerjakan sejak awal bulan April 2021. Seksi I dan III ditargetkan dapat rampung pada tahun 2023, sedangkan seksi II direncanakan selesai tahun 2024.

Sementara itu, Jalan Tol Yogyakarta - Bawen terbagi atas 5 seksi yaitu Sleman -Banyurejo (Seksi I), Banyurejo - Borobudur (Seksi II), Borobudur - Magelang (Seksi III), Magelang - Temanggung (Seksi IV), Temanggung - Ambarawa (Seksi V), dan Ambarawa - Bawen (Seksi VI). PT Jasamarga Jogja Bawen selaku pengelola proyek sedang melaksanakan pengadaan tanah serta proses izin Penetapan Lokasi untuk wilayah Jawa Tengah. Proyek ditargetkan akan memasuki proses konstruksi pada bulan Oktober 2021.

Sebelumnya, KPPIP telah mendukung pembangunan Jalan Tol Yogyakarta - Bawen dengan melakukan inisiasi Outline Business Case serta penyusunan dokumen AMDAL pada tahun 2017, dan proyek ini telah terdaftar sebagai salah satu dari 37 Proyek Prioritas berdasarkan hasil telaah KPPIP.

(mul/ega)