Lego Saham 2 Ruas Tol, Waskita Raup Rp 2 Triliun

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 30 Jun 2021 22:45 WIB
Tol Cinere-Serpong
Foto: Sylke Febrina Laucereno: Tol Cinere-Serpong
Jakarta -

PT Waskita Toll Road (WTR) resmi melepas kepemilikan saham dua ruas tol kepada PT Sarana Multi Infrastruktur/SMI (Persero) melalui metode konversi saham (share swap). Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan Akta Jual Beli.

Dua ruas tol yang dilepas anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk itu adalah Tol Cinere-Serpong sebesar 34,99% dan Tol Semarang-Batang sebesar 20%. Nilai transaksi keseluruhan dari konversi saham Tahap I di kedua Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tersebut senilai Rp 1,55 triliun.

Untuk diketahui, SMI merupakan perusahaan pembiayaan khusus infrastruktur yang memiliki saham 10,62% di WTR. Dalam SPA, para pihak sepakat melakukan transaksi jual beli saham pada BUJT PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) dan PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) menggunakan skema konversi saham SMI di WTR kepada PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Dalam waktu bersamaan dilaksanakan penandatanganan Akta Jual Beli Bersyarat atau Conditional Sale Purchase Agreement (CSPA) antara Waskita Karya dan SMI untuk pengalihan sebagian saham SMI di WTR kepada Waskita Karya.

Direktur Utama WTR Septiawan Andri Purwanto mengatakan divestasi ini merupakan bagian dari tahapan transaksi menggunakan skema konversi saham SMI di WTR yang dialihkan kepada Waskita Karya.

Hal ini setara dengan nilai divestasi saham WTR di BUJT khususnya saat ini di CSJ sebesar Rp 550 miliar dan di JSB sebesar Rp 1 triliun, sedangkan sisanya Rp 515 miliar akan dibayarkan secara tunai oleh SMI kepada WTR. Sehingga, total nilai divestasi kepemilikan saham WTR di JSB dan CSJ yang didivestasi ke SMI adalah sebesar Rp 2,065 triliun.

"Dengan menandatangani SPA ini, kami harap proses divestasi selanjutnya dapat berjalan lancar dan sesuai prosedur. Kegiatan ini merupakan strategi WTR untuk memperoleh pendanaan pembangunan konsesi jalan tol yang kami miliki, serta mendukung percepatan penyelesaian konstruksi jalan tol yang dapat meningkatkan perkembangan infrastruktur di Indonesia," kata Septiawan dalam keterangan tertulis, Rabu (30/6/2021).

(aid/hns)