Viral Video Tiang Monorel di Kuningan Dicuri, Adhi Karya Buka Suara

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 18 Jul 2021 15:06 WIB
Jakarta -

Sebuah video viral di media sosial menunjukkan adanya tindakan pencurian besi pada tiang proyek monorel. Kejadian ini diketahui terjadi di sekitar kawasan Jl HR Rasuna Said atau Kuningan, Jakarta Selatan.

Tiang-tiang monorel ini sendiri asetnya dimiliki oleh PT Adhi Karya, perusahaan pelat merah ini merupakan pihak yang awalnya akan membangun proyek kereta monorel di Jakarta. Mereka bekerja sama dengan PT Jakarta Monorail yang memulai konstruksinya sejak 2004.

Namun, hingga kini proyek itu mangkrak dan hanya menyisakan tiang-tiang pancang yang tersebar di beberapa jalan utama di Jakarta, tiang-tiang itu kini nampak terbengkalai. Salah satunya di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Adhi Karya pun buka suara mengenai tindakan pencurian yang viral di media sosial ini. Menanggapi tindakan tersebut, Sekretaris Perusahaan Adhi Karya Farid Budiyanto mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan di lapangan soal kejadian ini.

"Kami cross check ke lapangan dulu," ungkap Farid ketika dihubungi detikcom, Minggu (18/7/2021).

Kejadian pencurian besi pada tiang proyek monorel sendiri diketahui terjadi pada Sabtu kemarin, 17 Juli 2021. Dalam rekaman video yang viral, seorang pria sedang mencoba memotong besi pada tiang proyek dengan gergaji besi.

Dia memotong besi dengan santai meskipun di sekelilingnya banyak kendaraan maupun orang-orang yang lalu lalang. Dalam keterangan video yang viral, disebutkan komplotan pencuri itu ada 3 orang.

Diduga dalam aksinya itu, komplotan pencuri ini berhasil menggasak 6 besi pada tiang pilar monorel yang terbengkalai.

Dalam catatan detikcom, PT Adhi Karya (Persero) selaku pemegang aset konstruksi eks proyek monorel itu mengaku belum mendapatkan perintah lanjutan untuk tiang-tiang tersebut. Sebelumnya, di Oktober 2020 lalu banyak pihak meminta tiang-tiang monorel ini dicabut atau dibongkar.

Menurut Direktur Operasi II PT Adhi Karya (Persero) Tbk Pundjung Setya Brata tiang-tiang tersebut lebih baik dimanfaatkan. Soal dimanfaatkan untuk apa, Adhi Karya terbuka untuk setiap ide yang masuk.

"Kami menunggu perintah dan juga kajian legal yang lebih lanjut, tetapi akan lebih bagus apabila tiang tersebut dapat didayagunakan. Kami terbuka dengan ide-ide tentang pemanfaatan tiang tersebut," kata Pundjung kepada detikcom, Jumat (23/10/2020).

(hal/zlf)