Pakai Cara Ini, Terowongan Tol Cisumdawu Berhasil Tembus Bukit

Tim detikcom - detikFinance
Senin, 16 Agu 2021 08:20 WIB
Terowongan Tol Cisumdawu
Foto: Dok. Kementerian PUPR
Jakarta -

Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) memiliki terowongan kembar yang menembus wilayah perbukitan. Terowongan kembar yang ada pada tol untuk akses ke Bandara Kertajati ini memiliki panjang 472 meter dan lebar 14 meter.

Terowongan ini menjadi yang pertama dimiliki tol di Indonesia. Hal ini sekaligus menjadikannya terowongan jalan tol terpanjang di Indonesia.

Terowongan Tol CisumdawuTerowongan Tol Cisumdawu Foto: Dok. Kementerian PUPR

Demi menembus wilayah perbukitan yang dilewati tol ini, dilakukan inovasi teknologi terowongan. Hal ini dilakukan karena Indonesia memiliki wilayah topografi beragam mulai dari dataran rendah, perbukitan hingga pegunungan.

Penerapan inovasi teknologi terowongan yang dilakukan pada konstruksi terowongan kembar tol Cisumdawu menggunakan inovasi teknologi New Austrian Tunneling Method (NATM). Teknologi ini sukses diterapkan dan berguna dalam menguatkan tanah sebelum penggalian.

Teknologi NATM merupakan metode modern terowongan desain dan konstruksi mempekerjakan pemantauan canggih untuk mengoptimalkan berbagai teknik penguatan dinding berbasis pada jenis batuan di daerah pegunungan yang ditemui saat penerowongan berlangsung.

Teknologi NATM mengintegrasikan prinsip-prinsip perilaku massa batuan di bawah beban dan memantau kinerja konstruksi bawah tanah selama konstruksi, serta digunakan untuk penggalian tanah lunak dan pembuatan terowongan di sedimen berpori. Teknologi ini juga memungkinkan penyesuaian langsung serta penggalian di bawah tanah dalam detail konstruksi.

Sebagai informasi, terowongan Tol Cisumdawu merupakan terowongan Jalan Tol terpanjang di Indonesia, serta merupakan Jalan Tol pertama yang memiliki terowongan. Terowongan kembar yang ada pada Jalan Tol Cisumdawu memiliki panjang 472 meter dan lebar 14 meter.

Lokasi terowongan Tol Cisumdawu ini berada di desa Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat Seksi II ruas Rancakalong-Sumedang. Jalan Tol yang terdiri dari 6 Seksi ini diharapkan tuntas seluruhnya di akhir tahun 2021.

Kehadiran Tol Cisumdawu akan terhubung dengan Jalan Tol Akses Bandara Kertajati sehingga akan mengurangi waktu tempuh dari Bandung sekitar 3 jam hanya menjadi 1 jam.

(eds/eds)