Rumah Sakit hingga Tol Mau Dibangun di Jabar, BUMD-Swasta Bisa Keroyokan

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 20 Agu 2021 12:40 WIB
Pembangunan PLTA Jatigede berkapasitas 2 x 55 MW di Sumedang, Jabar, terus dikebut. Saat ini progresnya sudah mencapai 34%.
Foto: Dikhy Sasra

Staff Khusus Bidang Pembiayaan dan Investasi Kementerian Perhubungan, Otto Ardianto menekankan bahwa Pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur tapi membangun integrasi antar moda sehingga bisa terhubung.

Disebutkan juga bahwa kebutuhan investasi sektor transportasi mencapai Rp 1.300 triliun, sementara akibat pandemi menyebabkan dana hanya terealisasi sekitar Rp 266 triliun, sehingga dibutuhkan skema Creative Financing seperti skema KPBU dan juga penjaminan yang dibantu oleh PT PII.

Pada sesi diskusi panel ini, Direktur Utama PT PII, M. Wahid Sutopo juga menyampaikan bahwa kebutuhan pembiayaan infrastruktur dan terbatasnya APBN memerlukan investasi swasta lewat skema pembiayaan kreatif salah satunya melalui KPBU.

Dukungan Kementerian Keuangan disediakan untuk skema KPBU yaitu dengan fasilitas Project Development Facility, Skema Pembebasan Lahan (LMAN), Skema Pembiayaan Jangka Panjang (PT SMI) serta Penjaminan Pemerintah untuk Infrastruktur yang dimandatkan kepada PT PII yang diharapkan dapat mendukung bankability proyek ini dan memberikan kenyamanan untuk investor.

"Peran infrastruktur untuk penanganan pandemi Covid-19 semakin vital salah satunya lewat pengembangan Rumah Sakit Pendidikan oleh Universitas Padjajaran, dan juga infrastruktur jalan tol dalam mempercepat waktu tempuh logistik seperti penyediaan oksigen dari produsen di Jawa Barat dan Jawa Timur menuju ke daerah yang membutuhkan" lanjut Sutopo.

Infrastruktur jalan tol yang didukung PT PII seperti Jalan Tol Cileunyi Sumedang Dawuan (Cisumdawu) memberikan dampak positif meningkatkan aksesibilitas ke kawasan Rebana Jabar Utara dan mempercepat akses warga Bandung ke Bandara Kertajati. Jalan Tol Jakarta Cikampek Elevated & Japek II Selatan menjadi opsi akses memperlancar arus penumpang dan barang antara Jakarta dan kawasan industri disepanjang jalan.

Selain itu, PT PII sedang memproses dukungan penjaminan untuk Jalan Tol Gedebage - Tasikmalaya - Cilacap yang akan membuka bottleneck akses menuju Jawa Barat bagian Selatan (Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Pangandaran dan Cilacap).

"Kerjasama PT PII dengan universitas melalui kegiatan bersama dengan Unpad BUMN Center of Excellence, ITL Trisakti dan University Network for Indonesia Infrastructure Development (UNIID) akan terus didorong untuk membantu Pemerintah Daerah Jawa Barat dan instansi terkait dalam hal peningkatan kapasitas dan pemahaman tentang skema pembiayaan kreatif dan pengembangan potensi proyek infrastruktur daerah", tutup Sutopo.

Melalui skema pembiayaan kreatif KPBU dan berbagai upaya strategis diatas, diharapkan KPBU dapat menjadi opsi bagi Pemerintah Daerah di Jawa Barat dalam membangun infrastruktur yang diperlukan masyarakat sebagai sarana pemulihan ekonomi Jawa Barat


(hal/dna)