7 Keluarga Terancam Terkurung Gegara Tol Yogya-Solo Minta Ganti Rugi

Achmad Syauqi - detikFinance
Selasa, 21 Sep 2021 16:55 WIB
Tujuh keluarga di Dusun Pasekan Desa Ngabeyan Kecamatan Karanganom terancam terisolir gegara proyek tol Yogya-Solo
Foto: Achmad Syauqi/detikcom:
Klaten -

Tujuh keluarga di Dusun Pasekan, Desa Ngabeyan, Kecamatan Karanganom, Klaten, Jawa Tengah terancam terisolir akibat proyek tol Yogya-Solo. Warga tersebut meminta pemerintah ganti rugi sekalian daripada terkucil.

"Kalau pihak tol mau bebaskan tanah ya sebenarnya kita juga ingin pindah. Kalau tidak mau ya sudah, bagaimana lagi," ungkap warga Dusun Pasekan, Diono pada detikcom, Selasa (21/9/2021) siang.

Keinginan itu, sebut Diono, pernah disampaikan warga saat petugas pelaksana tol datang ke lokasi. Namun tidak ada hasilnya.

"Dulu saat pihak tol menanyai kami sudah saya sampaikan permintaan itu. Tapi kayaknya tidak dikabulkan, mintanya warga ya dibeli sekalian tujuh rumah," sambung Diono.

Meskipun permintaan sudah diajukan, sambung Diono, nyatanya tidak berhasil. Warga 14 keluarga lainnya sudah pindah tapi permintaan itu belum ada hasilnya.

"Nyatanya tidak berhasil. Padahal timur ada sungai, selatan ada sungai, barat dan Utara nanti ada tol," kata Diono.

Apabila pemerintah tetap enggan dan memberikan fasilitas jalan, imbuh Diono, untuk kehidupan sehari hari warga juga repot. Jumlah tujuh keluarga sulit untuk kemasyarakatan.

'"Dengan cuma tujuh KK dan pisah dari keluarga lain juga akan repot. Bagaimana kalau punya hajatan, gotong royong atau ada kematian sementara warga lain jauh," jelas Diono.

Bersambung ke halaman berikutnya.