Ditarget Kelar Tahun Depan, Ini Progres Terbaru Kereta Cepat JKT-BDG

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 01 Okt 2021 14:30 WIB
Progres pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) terus dipercepat. Penasaran seperti apa penampakannya?
Foto: Wisma Putra
Jakarta -

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung sampai saat ini masih dalam tahap konstruksi. Targetnya, setahun lagi alias akhir 2022, kereta cepat pertama dibangun di Asia Tenggara ini bakal beroperasi.

General Manager Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Mirza Soraya menyatakan sampai saat ini proyek ini sudah mencapai 78% pembangunannya. Dia mengatakan salah satu capaian besar yang sudah dilakukan adalah terbangunnya 10 terowongan bawah tanah dari total 13 terowongan yang bakal dibangun.

"Upaya maksimal dilakukan untuk percepatan pada 234 titik konstruksi untuk kejar yang ditargetkan beroperasi di akhir tahun 2022," ungkap Mirza dalam Podcast Tolak Miskin detikcom.

Sampai akhir tahun ini, Mirza mengatakan mayoritas pengerjaan sipil proyek sudah bisa diselesaikan. Di samping itu, dia mengatakan pihaknya juga sudah mulai melakukan persiapan operasional.

Misalnya saja melakukan pengurusan administrasi untuk perizinan hingga sertifikasi, hal ini dilakukan agar Kereta Cepat Jakarta-Bandung bisa beroperasi sesuai dengan persyaratan dan aturan yang berlaku.

Soal keretanya, Mirza bilang bulan Juli lalu sudah dibuat di China. Ada dua kereta yang dibuat, mulai dari kereta penumpangnya dan kereta inspeksinya.

Menurutnya untuk kereta penumpang akan ada 8 trainset yang diproduksi, beberapa di antaranya akan dijadikan kereta cadangan. Dia mengatakan kemungkinan kereta-kereta ini bisa selesai di pertengahan tahun 2022.

"Maka diharapkan produksi ini bisa selesai di tengah tahun 2022 dan dikirimkan ke Indonesia untuk comissioner test di sekitar September-November," papar Mirza.

Mirza melanjutkan uji coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan dilakukan di sekitar bulan Oktober hingga November tahun depan. Target operasinya sendiri dilakukan di akhir tahun 2022.

"Misalnya, kemungkinan Agustus sudah selesai semua prosesnya maka akan masuk tahap uji coba di Oktober sampai November," ungkap Mirza.

(hal/eds)