Bicara Penugasan BUMN Bangun Tol, Jokowi: Dihitung Dong, Ada Kalkulasi!

Tim detikcom - detikFinance
Sabtu, 16 Okt 2021 13:03 WIB
Jokowi Groundbreaking Pembangunan Smelter PT Freeport di Gresik
Foto: Tangkapan Layar (Foto: YouTube Channel Setpres)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo bicara soal penugasan pemerintah kepada BUMN. Dia mencontohkan penugasan membangun jalan tol.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam acara pengarahan kepada para Direktur Utama BUMN, di sela-sela kunjungan kerja di Kabupaten Manggarai Barat Kamis (14/10/2021). Jokowi menegaskan, setiap BUMN yang diberi penugasan oleh pemerintah, misalnya membangun jalan tol, wajib menghitung terlebih dahulu.

Misalnya, internal rate of return atau IRR berapa dan disampaikan, sehingga pemerintah bisa mengetahui berapa biaya yang dibutuhkan, termasuk jika harus memakai APBN.

"Saya bisa menugaskan, memberikan penugasan nih penugasan bangun jalan tol, tapi ya dihitung dong. Ada kalkulasinya dan diberitahu Pak, ini IRR-nya internal rate of return-nya sekian, berarti kami memerlukan suntikan dari APBN sekian," ujar Jokowi dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (16/10/2021).


"Jangan pas dapat penugasan rebutan, tidak ada kalkulasi karena penugasan. Kemudian ambil pinjaman jangka pendek, padahal infrastruktur itu untuk jangka panjang, udah nggak ketemu," sambung mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Jokowi kembali menegaskan di hadapan bos-bos BUMN pentingnya menghitung terlebih dulu penugasan proyek dari pemerintah.

"Kalau nggak logis, bagaimana dibuat logis tapi dengan kalkulasi. Kultur yang dulu-dulu tinggalkan," tegas Jokowi.

Simak video 'Jokowi Minta BUMN Tidak Bertele-tele soal Izin':

[Gambas:Video 20detik]



(hns/hns)