Malaysia Bangun Jalan di Pulau Kalimantan 58 Km, Nilainya Rp 3 T

Trio Hamdani - detikFinance
Sabtu, 06 Nov 2021 19:00 WIB
In this photo provided by Prime Minister Office, Malaysias new Prime Minister Ismail Sabri Yaakob speaks at his office in Putrajaya, Malaysia, Friday, Aug. 27, 2021. Ismail retained mostly familiar faces in his Cabinet unveiled Friday, but vowed his government will be more open as it seeks to curb a worsening pandemic. (Prime Minister Office via AP)
Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob/Foto: AP/
Jakarta -

Malaysia memulai pembangunan jalan raya sepanjang 58 kilometer (km) yang menelan dana RM 877 juta atau setara Rp 3 triliun (kurs Rp 3.442). Pembangunannya diresmikan langsung oleh Perdana Menteri (PM) Malaysia Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob hari ini.

Jalan raya tersebut diberi nama Sabah Eastern Zone Pan Borneo Highway dengan ruas Sandakan-Kinabatangan-Beluran-Telupid. PM Malaysia mengatakan proyek tersebut melibatkan tiga paket yaitu paket 28, 29, dan 30 sepanjang 58 km dengan biaya RM 877 juta.

Dia mengatakan, ruang lingkup proyek tersebut meliputi pekerjaan peningkatan jalan dari jalur tunggal menjadi jalur ganda, pembangunan tiga jembatan dan persimpangan bertingkat.

"Jika selesai, jalur tersebut akan memberikan akses darat yang nyaman, efisien dan aman bagi warga," katanya disadur dari Malaymail, Sabtu (6/11/2021).

Ismail Sabri mengatakan, pembangunan proyek tersebut sudah dimulai bulan ini dan ditargetkan selesai penuh dalam tiga tahun pada Oktober 2024.

Dia mengatakan, rute tersebut juga akan memudahkan logistik dan pemasaran hasil pertanian di Telupid dan juga akan membantu mempromosikan pariwisata di sekitar Sandakan.

Penerapan Sabah Pan Borneo Highway membuktikan komitmen pemerintah federal dalam mengembangkan jaringan infrastruktur jalan yang terencana, sistematis dan efisien untuk warga Malaysia yang bertetangga dengan Kalimantan itu.

"Ini untuk memastikan pembangunan sosial ekonomi yang lebih baik untuk memberi manfaat bagi masyarakat di negara bagian ini sejalan dengan Rencana Malaysia ke-12 yaitu Keluarga Malaysia - Malaysia yang Sejahtera, Inklusif, dan Berkelanjutan," katanya.

Mengenai masalah akses internet di daerah pedesaan di Sabah, PM mengatakan di bawah program Jaringan Digital Nasional (Jendela), pemerintah telah mengalokasikan RM 3,5 miliar untuk membangun 534 menara telekomunikasi di Sabah. Ismail Sabri mengatakan pemerintah menjamin proyek Jendela akan selesai dalam dua tahun.

Sementara itu, Ismail Sabri mengatakan ada 105 proyek baru senilai RM 1,9 miliar untuk Sabah di antaranya, peningkatan jalan, pasokan listrik, dan air bersih.



Simak Video "Ratusan Warga Malaysia Demo Desak PM Muhyiddin Mundur"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ara)