Luhut: Mandalika Dulu Tak Dikenal Kini Jadi Buah Bibir

Danang Sugianto - detikFinance
Minggu, 21 Nov 2021 23:00 WIB
Pebalap Jonathan Rea berhasil finis di urutan pertama dalam Race 2 WSBK Mandalika 2021. Bersama Scott Redding dan Michael van Der Mark, Jonathan Rea naik podium
Foto: Antara Foto
Jakarta -

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menonton langsung ajang balapan di Sirkuit Mandalika. Dia mengaku gembira bisa menonton langsung ajang balapan bergengsi di negeri sendiri.

Kebahagiannya itu dia pamerkan di akun resmi Instagramnya. Luhut tak bisa memungkiri dirinya bahagia bisa menonton ajang balapan di Mandalika

"Hari ini bahagia rasanya ketika saya bisa datang untuk memastikan dan melihat langsung ajang balapan yang digelar di sirkuit dengan total panjang 4,3 km dan memiliki 17 tikungan ini," tulis Luhut dikutip Minggu (21/11/2021).

Menurutnya sebuah kebanggaan tersendiri ketika melihat Sirkuit Mandalika berhasil dibangun, diuji coba hingga terlaksananya lomba oleh seluruh penyelenggara.

"Kesulitan, hambatan serta cibiran yang sempat menyertai proses pembangunannya, serasa tak pernah ada ketika melihat satu demi satu impian ibu pertiwi berhasil diwujudkan," tambahnya.

Luhut mengatkan awalnya Mandalika sama sekali tidak populer jika dibandingkan destinasi wisata super prioritas yang sedang dibangun lainnya.

"Diantara semua destinasi wisata super prioritas yang sedang dibangun, sehemat saya yang paling tidak populer adalah Mandalika. Namun saat ini, nama Mandalika menjadi buah bibir seantero negeri bahkan sampai ke mancanegara karena kencangnya suara deru mesin motor-motor yang sedang melangsungkan balapan di sirkuit ini," tulisnya.

Menurutnya sebuah kepuasan tersendiri ketika penantian selama 24 tahun menunggu akhirnya terbayarkan dengan terselenggaranya event balap level internasional tersebut.

Meski begitu Luhut mengaku sadar bahwa masih ada tugas besar menanti pemerintah. Yaitu bagaimana bisa terus mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut mengingat Mandalika juga menjadi Kawasan Ekonomi Khusus.

"Merapihkan apa yang belum tuntas mulai dari akses transportasi, penginapan hingga sarana yang ada. Dengan terus memberikan pendampingan kepada seluruh stakeholder yang ikut dalam helatan ini, saya percaya keberhasilan yang dibuat oleh anak-anak bangsa bisa bermanfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat di Kabupaten Lombok Tengah, tempat Mandalika berada," tutupnya.

(das/dna)