ADVERTISEMENT

Bendungan Bintang Bano Rampung Dibangun, Diresmikan Jokowi Akhir Tahun

Angga Laraspati - detikFinance
Jumat, 26 Nov 2021 17:07 WIB
Bendungan Bintang Bano
Foto: dok. Hutama Karya
Jakarta -

Setelah digarap sejak Juli 2020, Proyek Penyelesaian Pembangunan Bendungan Utama dan Pembangunan Spillway Bintang Bano yang terletak di Desa Bangkat Monteh, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, sudah sampai pada tahap penyelesaian. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 100% dan sudah siap diresmikan dalam waktu dekat.

Direktur Operasi I Hutama Karya Novias Nurendra mengatakan banyak manfaat yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat dengan adanya proyek pembangunan Bintang Bano.

Bendungan tersebut diharapkan akan meningkatkan produktivitas pertanian, fungsi irigasi dan fungsi pengendalian banjir, selain itu dapat digunakan sebagai pembangkit listrik dan menjadi salah satu destinasi pariwisata yang menarik untuk dikunjungi.

"Proyek ini mampu diselesaikan lebih cepat 3 bulan dari schedule yang ditetapkan dan siap diresmikan oleh Presiden Jokowi di akhir tahun 2021 ini," ujar Novias dalam keterangan tertulis, Jumat (26/11/2021).

Bendungan Bintang Bano punya tinggi 72 meter dengan panjang 471 meter dan lebar puncak 12 meter. Bendungan ini dinilai sebagai salah satu bendungan terindah yang ada di Indonesia.

Bendungan tersebut dirancang mampu mensuplai air untuk daerah irigasi dengan luas 6.695 Ha dan penyediaan air baku dengan debit sebesar 555 liter/detik serta mereduksi banjir 647 m3/detik.

Bendungan ini dibangun dalam dua tahap di mana tahap I dilaksanakan pada tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 dan tahap II pada tahun 2020 sampai dengan 2021. Di samping melayani daerah irigasi dan air baku, Bintang Bano juga memiliki potensi tenaga listrik sebesar 8,8 megawatt.

"Dengan adanya suplai air secara berkelanjutan dari Bendungan Bintang Bano diharapkan dapat mendukung pertanian di Sumbawa Barat dan berdampak positif untuk pariwisata karena lokasinya memiliki pemandangan alam yang indah," ujar Novias.

Pembangunan Bendungan Bintang Bano merupakan proyek Joint Operation garapan PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) dengan PT Brantas Abipraya (Persero) (Brantas) dan PT Bahagia Bangunnusa. Proyek ini juga merupakan salah satu dari 61 bendungan yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).

Ruang lingkup pekerjaan Hutama Karya dalam proyek pembangunan Bendungan Bintang Bano mencakup pekerjaan galian tanah dan batu dan pekerjaan hidromekanikal (radial gate dan stoplog).

Hutama Karya juga melakukan pembangunan spillway dan jembatan spillway, pembangunan jalan akses, normalisasi sungai, pekerjaan pengaman tebing (shotcrete), pembangunan fasilitas umum dan pekerjaan landscape.

(prf/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT