Kemenhub Kebut Infrastruktur Transportasi di 5 Wisata Super Prioritas

Angga Laraspati - detikFinance
Kamis, 02 Des 2021 13:27 WIB
Kemenhub
Foto: Kemenhub
Jakarta -

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan Kementerian Perhubungan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur transportasi di lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). 5 DPSP tersebut adalah Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.

Saat Rapat Koordinasi Nasional Pengembangan 5 DPSP yang dipimpin Menko Luhut Binsar Pandjaitan, Rabu (1/12) kemarin, Budi menuturkan Presiden Joko Widodo mengarahkan pembangunan infrastruktur pendukung kawasan wisata terus dikebut meski di tengah pandemi. Sehingga, ketika kondisi sudah kembali normal, kawasan tersebut sudah siap menampung pengunjung.

"Dengan adanya dukungan infrastruktur transportasi, dapat memberikan kemudahan bagi mereka para wisatawan yang berkunjung di lima destinasi wisata tersebut," kata Budi dalam keterangan tertulis, Kamis (2/12/2021).

Adapun sejumlah infrastruktur transportasi yang telah dibangun di 5 DPSP, yaitu di Danau Toba, pembangunan dan pengembangan Bandara Silangit dan Bandara Sibisa, peningkatan jalur KA Aras Kabu-Siantar, pembangunan lalu lintas jalan, pembangunan angkutan jalan Kawasan Danau Toba, pembangunan transportasi danau sungai penyeberangan, pengadaan jaringan trayek angkutan (7 trayek + 15 bus).

Di Borobudur, pembangunan dan pengembangan Bandara YIA Kulonprogo, Bandara Ahmad Yani, pembangunan jalur KA akses YIA, pembangunan lalu lintas jalan, pembangunan angkutan jalan, pengadaan jaringan trayek angkutan kawasan Borobudur (10 trayek + 25 bus).

Lebih lanjut, di Mandalika, pengembangan fasilitas Bandara Lombok, pembangunan Terminal Gili Mas Pelabuhan Lembar, pengembangan fasilitas Pelabuhan Gili Trawangan, pembangunan angkutan jalan, pembangunan prasarana darat, pengadaan jaringan trayek angkutan Kawasan Mandalika (4 trayek + 9 bus).

Di Labuan Bajo, pengembangan Bandara Komodo, pembangunan dermaga multipurpose Wae Kelambu, pembangunan kapal bottom glass Katamaran, pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Labuan Bajo, pembangunan angkutan jalan antarmoda Labuan Bajo, pengadaan jaringan trayek angkutan Kawasan Labuan Bajo (4 trayek + 9 bus).

Sementara di Likupang, pengembangan Bandara Sam Ratulangi, pembangunan fasilitas Pelabuhan Laut Likupang, pembangunan kapal bottom glass Trimaran, pembangunan lalu lintas jalan, pembangunan angkutan antarmoda, pembangunan transportasi sungai danau penyeberangan, pengadaan trayek angkutan Kawasan Likupang (3 trayek + 4 bus).

Baca halaman berikutnya..

Pada tahun 2022, Kemenhub mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 442,7 miliar untuk pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana transportasi di 5 DPSP. Tahun sebelumnya di 2021, Kemenhub mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 856,7 milyar.

Anggaran tahun 2022 lebih kecil dikarenakan beberapa kegiatan/proyek telah diselesaikan pada tahun 2020 dan 2021.

"Dengan alokasi anggaran di tahun 2022, diharapkan dapat melengkapi apa yang sudah dilakukan pada tahun sebelumnya," ucap Budi.

Di sisi lain, dukungan Kemenhub terhadap sektor pariwisata yaitu untuk mengoptimalkan konektivitas nasional dari dan menuju ke destinasi wisata melalui sejumlah pembangunan, yakni peningkatan kapasitas terminal penumpang pesawat udara, perpanjangan runway, penambahan rute internasional dan domestik, penyediaan jaringan infrastruktur KA, pembangunan pelabuhan laut, sungai dan danau, serta meningkatkan keselamatan jalan dengan penyediaan fasilitas keselamatan jalan.

Turut hadir secara langsung Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, dan lima Gubernur dari Daerah Pariwisata Super Prioritas, serta hadir secara daring Menteri Pariwisata Sandiaga Uno, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil.

(ega/ara)