ADVERTISEMENT

Akses Tol Bandara Kertajati Bisa Dilintasi Sebelum Libur Nataru

Siti Fatimah - detikFinance
Rabu, 08 Des 2021 15:57 WIB
Selangkah lagi, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati bakal bisa ditempuh penuh lewat jalan tol. Jalan akses langsung ke jalan tol ditargetkan selesai bulan September 2021.
Foto: A.Prasetia/detikcom
Jakarta -

Akses jalan tol Bandara Kertajati dipastikan dapat digunakan sebelum masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Ruas tersebut digadang-gadang dapat mendukung pengoperasian Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Selain itu, ruas jalan itu juga dapat mendukung pengembangan segitiga kawasan pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat. Mulai dari Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka, dan kawasan industri Bekasi-Karawang-Purawakarta.

CEO ASTRA Infra, Djap Tet Fa mengatakan, pihaknya sudah menyelesaikan pembangunan akses toll road Bandara Kertajati pada September 2021 lalu. Dia memastikan, pengoperasian ruas jalan tol itu akan mulai dibuka sebelum Nataru.

"Baru kemarin kita meeting dengan BPJT kami sudah mendapatkan surat penetapan pengoperasian akses Bandara Kertajati yang nanti kita akan lakukan ceremony juga. Sehingga kita targetkan akses Bandara Kertajati bisa kita operasikan sebelum nataru dalam rangka mendukung aktivitas-aktivitas libur natarunya masyarakat," kata dia dalam konferensi pers virtual, Rabu (8/12/2021).

Direktur Operasi Astra Tol Cipali Agung Prasetyo menambahkan, peresmian akses jalan tol itu akan dilakukan pada 21 Desember mendatang. Dia pun memprediksi akan terjadi penambahan trafik lalu lintas.

"Akses tol Kertajati rencana akan dioperasikan 21 Desember 2021 dan prediksi akan menambah traffict sekitar 3.000 per hari untuk area Majalengka," ujarnya.

Sekedar informasi, pembangunan jalan tol akses menuju BIJB Kertajati yang terkoneksi dengan Tol Cipali ini dimulai dari KM 158+700. Secara teknis jalan tol utama memiliki 4 lajur untuk dua arah dengan lebar 3,6 meter. Sementara untuk akses ramp memiliki lebar lajur 4 meter yang dilengkapi 2 jembatan.

Konstruksi ruas tol ini mulai dibangun sejak kontrak pekerjaan 28 September 2020 dengan progres pembangunan hingga 31 Agustus 2021 telah mencapai 96%. Tol yang juga akan terkoneksi dengan Tol Cisumdawu itu menelan biaya sebesar Rp 692 miliar.

Lihat Video: PPKM Level 3 Batal, Polda Metro Siapkan Aturan Malam Tahun Baru

[Gambas:Video 20detik]




(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT