3 Fakta Pelabuhan Patimban yang Jadi Incaran Produsen Mobil

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Sabtu, 18 Des 2021 06:30 WIB
Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat, resmi dikelolah PT. PPI. Hari ini sebanyak 1.200 kendaraan mobil diekspor perdana hari ini melalui Pelabuhan Patimban.
Foto: Agung Pambudhy: Ekspor mobil dari Pelabuhan Patimban
Subang -

Pelabuhan Patimban telah resmi dikelola oleh swasta. Per Jumat 17 Desember pengelolaan pelabuhan ini telah dialihkan ke konsorsium Indonesia-Jepang.

Pelabuhan yang awalnya dikelola Kementerian Perhubungan lewat penugasan kepada Pelindo ini, kini resmi dikelola

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan kehadiran pihak swasta dalam pengembangan Patimban, pelabuhan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan logistik Indonesia.

"Saya yakin karena kekuatan swasta nasional hadir dan support dari Jepang, Patimban bisa jadi tempat yang menjadi simbol meningkatnya kemampuan logistik yang baik," ungkap Budi Karya dalam sambutannya pada acara hand over ceremony Pelabuhan Patimban, Jumat (17/12/2021).

Sebagai informasi, PT PPI sendiri adalah adalah badan usaha pelabuhan bentukan PT CT Corp Infrastruktur Indonesia, PT Indika Logistic & Support Services, PT U Connectivity Services, dan PT Terminal Petikemas Surabaya.

Berikut ini 3 fakta menarik soal Pelabuhan Patimban yang mulai dikelola swasta.

1. Ekspor Mobil ke Malaysia-Filipina

Di sisi lain, Dirut PT PPI Fuad Rizal mengatakan hari ini ekspor dilakukan untuk mengirimkan kendaraan hingga ke Filipina. Ekspor dilakukan dengan kapal MV. Fujitrans World. Kapal ini akan melakukan kegiatan ekspor 1.209 unit kendaraan.

"Nantinya akan dikirimkan dengan tujuan ekspor dengan rute Port Klang, Patimban, Singapura, Kuching hingga Fillipina," ungkap Fuad Rizal dalam acara yang sama.

Adapun resmi beroperasi pada bulan Desember tahun lalu, sejauh ini realisasi kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Patimban telah mencapai 12.335 kendaraan. Hal itu tercatat pada periode Januari-November 2021.

Di sisi lain, Menhub Budi Karya meminta agar pelabuhan ini mampu melakukan ekspor kendaraan hingga ke benua Amerika. Bukan cuma ke Malaysia, Singapura, hingga Filipina saja.

"Kita saksikan ekspor perdana, kita harap kendaraan ini bukan saja di tempat yang dekat. Tapi kita mau bisa ke Timur Tengah, Amerika Latin, Amerika Utara, Afrika. Ini membuat daya saing Indonesia jadi lebih baik," kata Budi Karya.

Antre ekspor mobil dari Pelabuhan Patimban. Langsung klik halaman berikutnya